in

Pemerintah Siapkan Insentif Khusus untuk Pengusaha Pariwisata

Ilustrasi Travel Pariwisata
Ilustrasi Travel

kicknews.today – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tengah memperhitungkan insenif bagi pengusaha pariwisata, berupa bantuan promosi kepada para pelaku industri, online travel agent (OTA) dan maskapai.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan Kemenparekraf Rizki Handayani mengatakan saat ini fokus pemerintah adalah mendorong minat berwisata di dalam negeri.

“Pak Presiden kan juga bilang, akan ada insentif untuk maskapai. Kami juga mungkin ada deal untuk membuat paket–paket wisata. Kami ingin mendorong demand dari pasar domestik,” jelasnya, dinukil dari koran bisnis, Rabu (19/2).

Rizky menuturkan, beberapa hari terakhir, Kemenparekraf sudah berkonsultasi dengan sejumlah maskapai domestik, kementerian dan lembaga terkait, serta OTA untuk membuat paket wisata yang menarik dengan harga yang kompetitif.

Selain mendorong gairah pariwisata domestik, pemerintah akan memaksimalkan bisnis meetings, incentives, conferencing, and exhibitions (MICE) dengan menggelar lebih banyak acara dan pertemuan di destinasi–destinasi, seperti Batam, Bali, dan Manado.

Ekonom Indef Bhima Yudhistira mengatakan untuk menggalakkan industri MICE, kuncinya ada di kemampuan pemerintah menyelenggarakan pergelaran–pergelaran besar skala internasional secara rutin ke Indonesia.

Misalnya saja, hajatan G20, pameran perdagangan, festival fesyen, maupun turnamen–turnamen olah raga.

“Ini levelnya sudah harus lobi pemerintah. Artinya, pemerintah harus bisa meyakinkan penyelenggara internasional untuk memindahkan event ke Indonesia,” kata Bhima.

Selain itu, sebutnya, pemerintah perlu melakukan pembenahan lokasi dan hotel tempat diselenggarakannya MICE.

Terlebih, acara–acara skala internasional membutuhkan venue dengan standar tinggi, dari mulai fasilitas hingga masalah keamanannya.

Menurutnya, beberapa hotel selama ini bahkan belum menyesuaikan dengan standar internasional, sehingga perlu ada insentif dari pemerintah.

“Selama ini hanya Bali dan Jakarta yang layak kriteria MICE internasional. Padahal, potensi di daerah lain cukup banyak.”

Cara lain untuk mendukung industri MICE adalah memindahkan sebagian rapat–rapat kementerian ke destinasi–destinasi favorit wisatawan mancanegara seperti Bali dan Lombok.

“Itu juga bisa jadi solusi, dalam kondisi sektor pariwisata melambat, stimulus belanja pemerintah dalam bentuk dukungan MICE lebih diperlukan. Lebih baik melebar sedikit untuk dorong pariwisata.” jelas dia.

What do you think?

100 points
Upvote Downvote

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Soal Pemulangan Anak-anak Eks ISIS, Kiai Ma’ruf: Memori Mereka Dikhawatirkan

Penunjukan Komisaris ITDC Dibandingkan dengan Ahok, Irzani Bisa Apa?