in

Jawa Timur dan NTB Perkuat Kemitraan melalui Misi Dagang

Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur NTB Hj. Sitti Rohmi Djalilah menandatangani nota kerjasama misi dagang antar provinsi (Foto: Biro Humas dan Protokol Pemprov NTB)

kicknews.today – Upaya meningkatkan komunikasi dan transaksi perdagangan antar dua provinsi, dapat terjalin salah satunya melalui misi dagang. Hal itu dilakukan antara Provinsi Jawa Timur (Jatim) dan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), yang ditandai dengan penandatanganan nota kerjasama oleh Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa dengan Wakil Gubernur NTB Hk. Sitti Rohmi Djalilah, Selasa (29/10), di Hotel Lombok Raya, Mataram.

Wakil Gubernur NTB Hj. Sitti Rohmi Djalillah berharap, jalinan misi dagang yang mempertemukan para pengusaha kedua provinsi itu, dapat saling menguntungkan dari aspek ekonomi kedua belah pihak. Dimana warga NTB yang sebagian besar hidup di sektor pertanian, perdagangan, dan pariwisata dapat belajar banyak ke Jatim.

“Sekarang kami sedang dorong perkembangan desa wisata. Bagi kami, perkembangan ekonomi itu sejalan dengan pariwisata,” kata Hj. Sitti Rohmi.

Selain itu, Wagub juga berharap misi dagang dapat memacu komoditas di NTB terjual ke luar daerah, sehingga komunitas pelaku usaha kedua provinsi menjadi produktif dan lebih menguntungkan.

“Kerjasama ini tidak hanya pada bidang pertanian dan perdagangan. Insya Allah, NTB akan belajar dan bekerjasama dengan Jawa Timur dalam banyak hal,” tutup Wagub.

Sementara Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, pertemuan misi dagang tersebut tidak hanya berbicara berapa transaksinya. Namun lebih kepada misi dagang dalam jalinan kerjasama yang baik.

“NTB punya kekuatan besar dalam mengelola rumput laut. Jatim harus banyak belajar ke NTB,” ungkap Gubernur Jatim yang juga Ketua Pengurus Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) itu.

Lebih jauh, mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan di era Presiden KH. Abdurrahman Wahid (Almarhum) itu menjelaskan, Jawa Timur merupakan provinsi yang luar biasa. Selain letaknya yang cukup strategis juga merupakan penyuplai bahan pokok (bapok) terbesar di Indonesia. Karena itu Jatim harus terus mendorong suatu perdagangan antar provinsi, termasuk dengan NTB.

“Kita ketahui bersama, NTB ini punya banyak sekali jagung, sedangkan kami di Jatim butuh jagung, karena 50 persen pakan peternak ayam butuh jagung,” ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Timur, Djarat Irawan melaporkan maksud dan tujuan misi Dagang tersebut, yakni untuk menjaring komunikasi bisnis pembeli dan penjual antara Jatim dan NTB.

“Tujuan dari kegiatan ini salah satunya untuk meningkatkan transaksi perdagangan dalam negeri,” ujarnya.

Djarat berharap Misi Dagang itu memiliki nilai sinergitas antara Jatim dan NTB terus berjalan dengan baik. (red)

Foto bersama usai penandatanganan nota kerjasama misi dagang antara Pemprov Jawa Timur dengan Pemprov NTB (Foto: Biro Humas dan Protokol Pemprov NTB)

What do you think?

100 points
Upvote Downvote

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

71 Dusun di Lombok Utara Terdampak Kekeringan

Pansel Baznas Lombok Timur Dilaporkan ke Ombusman NTB