in

Blokir Jalan depan Kantor Bupati Bima, Mahasiswa bersitegang  dengan Polisi

Demo di depan Kantor Bupati Bima berakhir ricuh.

Kicknews.today – Aksi demonstrasi Aliansi Mahasiswa Bima Makassar Menggugat berakhir ricuh. Pendemo dan aparat kepolisian Polres Bima terlibat bentrok, Rabu (24/6).

Kericuhan dipicu karena pemblokiran jalan oleh massa aksi di depan Kantor Bupati Bima. Lantaran massa aksi kecewa karena Bupati Hj Indah Dhamayanti Putri tak kunjung menemui mereka. Aparat kepolisian yang coba menenangkan pendemo agar tidak memblokir jalan memicu ketegangan hingga aksi saling dorong pun tak bisa dihindarkan.

Aksi saling dorong pendemo dan polisi berlangsung beberapa menit. Aksi itu berakhir setelah massa aksi membubarkan diri.

Sebelumnya, massa aksi yang menuntut berbagai persoalan di pemerintahan Kabupaten Bima termasuk anggaran Covid-19 tersebut sempat membakar pagar kantor bupati. Massa kecewa karena Bupati tak pernah mau menemui pendemo padahal aksi tersebut sudah sering dilakukan.

“Apa yang kami lakukan ini bentuk kekecawaan terhadap Bupati Bima. Karena apa yang kami tuntut selama ini tidak direspon dengan baik. Hadirkan bupati Bima, suruh temui kami di sini,” ujar Korlap Aksi, Muhammad Rangga.

Dia mengancam akan terus melakukan aksi jika bupati tidak juga merespon tuntutan massa aksi. “Ini adalah jilid kedua, tapi bupati tak pernah mau ketemu kami. Kami akan bubar jika bupati mau menemui kami,” tegasnya.

Setelah terlibat bentrok dengan aparat kepolisian, massa aksi mahasiswa Bima Makassar ini pun menuju jalan raya di depan kampus STKIP Tamsis Bima untuk kembali melakukan blokir jalan. (rif)

What do you think?

51 points
Upvote Downvote

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Bawa sajam, seorang pendemo di Kantor Bupati Bima diamankan Polisi

Korban kecelakaan beruntun di Praya akhirnya meninggal