in

Pasien Transmisi Lokal di Mataram Membengkak, Warga Diminta Tak Abaikan Protokol Covid-19

pemandangan di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Mataram. foto : FB

Kicknews.today – Jumlah kasus pasien terkonfirmasi positif wabah Corona Virus Disease (Covid-19) di Kota Mataram akibat transmisi lokal terus bertambah.

Penambahan kasus transmisi lokal wabah Covid-19 ini diduga karena warga mengabaikan protokol pencegahan Covid-19.

Walikota Mataram, H Ahyar Abduh, Jumat (22/5) dalam rilisnya menyebutkan, jumlah pasien terkonfirmasi positif tanpa klaster atau transmisi lokal sejak kasus pertama Maret lalu sudah capai 68 orang.

Pada hari Jumat malam, dari 18 yang terkonfirmasi positif covid-19, sebanyak 12 orang merupakan transmisi lokal yang tidak diketahui riwayatnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, Dr. H Usman Hadi mengatakan, bukan tidak mungkin jumlah kasus transmisi lokal akan terus bertambah jika warga tak mematuhi protokol pencegahan Covid-19.

“Jadi harus selalu mematuhi dan memperketat pelaksanaan protokol pencegahan Covid-19,” katanya, Sabtu (23/5).

Dari 12 kasus transmisi lokal Covid-19 ini, semuanya akan dilakukan pelacakan kontak interaksi pasien. “Kita minta tim turun ke lapangan untuk lakukan pelacakan kontak,” tambahnya.

Selain itu, ujar Usman, tim satuan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 kota Mataram meminta kepada siapa saja warga Mataram yang pernah berinteraksi dengan ke 12 pasien agar mendatangi puskesmas untuk lalukan pengecekan kondisi kesehatannya.

Usman juga meminta kepada seluruh warga Kota Mataram menjalankan protap pencegahan Covid-19. Dengan menjaga social dan phisical distancing, PHBS , pakai masker.

“Jika ada keluhan segera berobat ke Faskes. Apalagi ada keluhan batuk, pilek , demam, sakit menelan, dan sesak nafas segera melapor,” pinta Usman. (Vik)

What do you think?

24 points
Upvote Downvote

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Harga Gula Pasir di Bima Masih Tinggi

Cegah Covid-19, Polres Lobar akan Pantau Lokasi Wisata dan Tempat Ziarah