in

Warga Berdesak-desakan, Pembagian BST di Bima Abaikan Protokol Covid-19

Suasana pembagian BST di Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima.

Kicknews.today – Pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemensos RI oleh pihak POS Cabang Bima di Paruga Nae Desa Dena, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima melanggar protokol penanganan Covid-19.

Para penerima manfaat BST berkerumunan, bahkan berdesak-desak dalam mengantre pencairan. Tidak sedikit penerima yang tidak menggunakan masker. Parahnya lagi, tidak disediakan tempat cuci tangan di lokasi pencairan BST tersebut.

Warga Desa Woro Kecamatan Madapangga, Muhtar mengatakan pemerintah harus mengevaluasi cara pembagian BST tersebut. Karena aktivitas tersebut jelas-jelas telah melanggar protokol penanganan Covid-19. “Pemerintah harus evaluasi cara penyaluran bantuan ini,” ujarnya, Jumat (22/5).

Terlebih, kata dia, Kabupaten Bima ini merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi NTB yang memiliki pasien positif Covid-19 walaupun sejauh ini sudah banyak yang sembuh. Namun upaya penanganan harusnya tetap dilakukan.

“Saya ngeri melihat para penerima manfaat yang berdesakan dalam menerima bantuan di Paruga Nae ini,” kesalnya.

Menurutnya, jika keadaan seperti itu tetap dibiarkan, maka tidak menutup kemungkinan akan berdampak buruk bagi wilayah ini. “Tapi kita doakan semoga tidak terjadi hal buruk tersebut,” pintanya.

Dia berharap kepada pemerintah agar segera mengevaluasi cara pembagian BTS tersebut sebelum terlambat dan menimbulkan masalah baru bagi warga. “Pemerintah segera carikan solusinya. Kasihan warga,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Pos Cabang Bima melalui Manager Operasi, Usman mengaku memang dalam pembagian bantuan ini melanggar protokol Covid-19. Dikarenakan para penerima bantuan tak memiliki kesadaran.

“Sebelum pembagian bantuan, kita bersama pak Camat Madapangga lebih awal arahkan agar menjaga jarak dan memakai masker. Namun ditengah pembagian mereka tak mentaati arahan tersebut,” ujarnya.

Kemudian di sisi lain, pihaknya juga mengaku tidak menyediakan tempat cuci tangan diareal tersebut. Karena pihaknya langsung datang dari kantor Bima. “Kalau di sejumlah Kantor Pos kita sediakan tempat cuci tangan,” tuturnya.

Dijelaskannya, pelayanan di Kecamatan Madapangga ini merupakan langkah Pos mendekatkan dan memudahkan pelayanan bagi para penerima bantuan. Begitu pula dengan beberapa kecamatan lain. Seperti Donggo, Langgudu, Lambitu, Lambu dan Wera. “Itu beberapa kecamatan yang kita lakukan pelayanan langsung,” tuturnya.

Kata dia, khusus di Kecamatan Madapangga ini jumlah penerima bantuan sebanyak 1717 orang. Jumlah tersebut tersebar di 11 desa yang ada di kecamatan setempat. “Kita targetkan pembagiannya selesai hari ini. Kalaupun tak terselesaikan sore hari kita akan gunakan waktu sampai malam,” pungkasnya. (rif)

What do you think?

24 points
Upvote Downvote

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Harga Daging Ayam Anjlok, Harga Bawang Merah Masih ’Bandel’

Pemda Lobar Anjurkan Warga Salat Idul Fitri di Rumah