in

Pemda Lobar Anjurkan Warga Salat Idul Fitri di Rumah

Bupati Lobar H. Fauzan Khalid dan Sekda Lobar H. Baehaqi saat membahas mekanisme penanganan Covid-19, khususnya menjelang Idul Fitri.

Kicknews.today – Sehari jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk melaksanakan salat Idul Fitri (shalat Ied) di rumah masing-masing.

Hal tersebut disampaikan Sekda Lobar H. Baehaqi saat rapat dalam rangka membahas mekanisme penanganan Covid-19, khususnya menjelang Idul Fitri 1441 Hijriyah di Pendopo Bupati Lobar, Kamis (21/5).

Sekda menyampaikan, terkait pengamanan, pihaknya sudah mengatur secara matang. Ia meminta kepada kapolres agar menentukan kekuatan personil dari Pemda untuk lakukan pengamanan. “Dari OPD kita seperti Pol PP dan Dinas Perhubungan untuk disiapkan personil yang diterjunkan,” katanya.

Kapolres Lobar AKBP Bagus Satriyo Wibowo mengatakan secara khusus akan mempersiapkan personel terhitung mulai H-2 lebaran sampai H+7 lebara. Serta akan berupaya lakukan pencegahan wabah Covid-19 di Lombok Barat.

“Analisa yang kita perkirakan, kegiatan masyarakat H-2 itu mengalami peningkatan di tempat-tempat perbelanjaan,” katanya.

Sebagaimana yang telah disepakati bersama, Pemda sudah membuat surat edaran pada intinya memberikan himbauan kepada masyarakat atau penjual pakaian untuk memperhatikan dan menerapkan social distancing dan selalu memperhatikan protokol Covid-19 selama transaksi.

“Dengan adanya surat edaran ini, melihat pengalaman di Mataram. Apapun ceritanya, langkah-langkah yang dilakukan oleh pemda ini, H-2 terhadap tempat-tempat perbelanjaan itu harus dijaga ketat oleh personel,” terangnya.

Bagus mencontohkan, jika mereka tidak mengindahkan protokol Covid-19, pihaknya akan larang warga untuk berbelanja. “Kemarin memang diputuskan tidak dilakukan seperti di Mataram melakukan penutupan toko, tetapi kita biarkan berjualan dengan melakukan pemantauan dan penekanan saja yang disampaikan kepada mereka,” jelasnya.

Pihaknya akan memantau ini secara tertutup ke semua masjid untuk tidak melaksanakan salat Idul Fitri. “Sementara kebijakan Pemerintah mengarahkan seperti itu,” akunya.

Sementara itu Dandim 1606/Lobar Kolonel Czi. Efrijon Scroll mendukung kegiatan ini dengan melakukan pengamanan secara masif. Dikatakannya, kegiatan harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan dimaksimalkan baik malam takbiran maupun sampai H +7 Idul Fitri. “Kami siapkan personel, setiap titik akan ditempatkan 5 – 6 personel,” katanya. (Vik)

What do you think?

29 points
Upvote Downvote

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Warga Berdesak-desakan, Pembagian BST di Bima Abaikan Protokol Covid-19

Corona Naik Drastis di NTB, Sekda: Tidak boleh ada lagi titik-titik keramaian!