TGB Berharap, Konferensi Islam Dunia Bisa Datangkan Berkah bagi NTB


0
191 shares
Gubernur NTB Dr TGH M Zainul Majdi pada acara Konferensi Internasional dan Multaqa Alumni Al-Azhar di Islamic Center (Foto: Ist)
Gubernur NTB Dr TGH M Zainul Majdi pada acara Konferensi Internasional dan Multaqa Alumni Al-Azhar di Islamic Center (Foto: Ist)

 

kicknews.today – Gubernur NTB Dr TGH M Zainul Majdi berharap kunjungan para ulama diacara konferensi internasional dan Multaqa alumni Al-Azhar di Islamic Center, akan mendatangkan keberkahan bagi seluruh masyarakat Nusa Tenggara Barat.

Kehadiran para tokoh ulama alumni Al-Azhar dari berbagai penjuru dunia, kata Gubernur, dapat dijadikan sebagai motivasi untuk mendorong kehidupan masyarakat yang damai dan toleran. Sebab,  Al Azhar dikenal sebagai salah satu benteng moderasi Islam yang terdepan.

Gubernur yang akrab dengan sapaan Tuan Guru Bajang (TGB) ini menceritakan bahwa Lombok adalah nama sebuah pulau yang kini menjadi bagian dari salah  propinsi Nusa Tenggara Barat, selain Pulau Sumbawa. Pulau Lombok luasnya sepertiga dari luas Pulau Sumbawa. ” Lombok” untuk sebutan pulaunya, nama Sasak untuk sebutan suku bangsanya. Lombok berasal dari bahasa Sasak; “lomboq” artinya “lurus”.

Jadi lanjutnya, Lombok dapat diartikan “istiqomah”. Namun, banyak orang yang salah mengerti. Lombok diartikan “cabe” sehingga ada yang mengartikan pulau Lombok sebagai “pulau pedas”.

Multaqa dan Konferensi Internasional mulau digelar Rabu (18/10) hingga Kamis (19/10).

Sesuai tema yang diangkat “Moderasi Islam Dimensi dan Orientasi”, TGB sangat berharap seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar, disertai harapan misi penyebaran Islam yang moderat.

Gubernur dua periode itu juga mengungkapkan suka citanya dapat bertemu langsung dengan guru-guru besar (muallim) dan ratusan alumnus Universitas Al Azhar Mesir, baik dari dalam dan luar negeri.

Ada 400 tamu undangan yang merupakan alumnus dan guru besar Universitas Al Azhar Kairo dari 12 negara, diantaranya, Irak, Yaman, Yordania, Mesir, Jepang, India, Thailand dan Australia.

Gubernur yang hadir bersama istri, Hj Erica Zainul Majdi, secara khusus menyampaikan ucapan selamat datang kepada kepada seluruh delegasi.

Prof. Dr. Abdul Fadhil al-Qushi, merupakan anggota dewan ulama senior al-azhar Mesir, yang juga wakil ketua organisasi internasional alumni al azhar, mengungkapkan kebahagiaannya karena  dapat bertemu dengan para alumni Al Azhar dari berbagai negara. Alumni Al Azhar tersebar di berbagai penjuru dunia menyebarkan dakwah Islam yang moderat.

“Moderasi Islam yg dikembangkan oleh Al azhar, ungkapnya, sejalan dengan firman Allah yg menyatakan bahwa umat Islam telah dijadikan oleh Allah sebagai ummatan wasathan (umat pertengahan). Moderat berarti menjaga keseimbangan antara fisik/jasad dan spiritualitas; antara wahyu dan nalar.

“Moderasi Islam yang diajarkan Al Azhar berarti juga mengembangkan toleransi dalam menyikapi perbedaan pendapat,” paparnya. (prm)


Like it? Share with your friends!

0
191 shares

What's Your Reaction?

Sedih
0
Sedih
Takut
0
Takut
Marah
0
Marah
Senang
0
Senang
Terhibur
0
Terhibur
Terinspirasi
0
Terinspirasi
Bangga
0
Bangga
Terkejut
0
Terkejut

Komentar

Komentar

Share via
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Send this to a friend