in

Lombok Tengah Bergerak Cepat Antisipasi Penyebaran Virus Corona

kicknews.today – Meskipun masih aman dari penyebaran virus corona atau COVID-19, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mulai bergerak cepat untuk mengatasi dampak penyebaran virus tersebut. Minggu (15/3) pukul 20.00 wita, Bupati Lombok Tengah, H Moh Suhaili FT menggelar rapat koordinasi bersama semua Kepala SKPM, Kepala Forkopimda dan Tokoh Agama untuk menentukan langkah-langkah strategis pencegahan.

“Semua elemen, baik itu Kepala Dinas, ASN, TNI, Polri, Kepala Desa dan tokoh agama serta semua pihak harus bergerak bersama mencegah penyebaran virus corona ini sesuai arahan dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi NTB,” ujar H Moh Suhaili FT.

Ditegaskan, bahwa di Lombok Tengah hingga saat ini belum ada yang terkena virus berbahaya tersebut. Meskipun ada lima orang warga Lombok Tengah yang sedang dalam pantauan, karena mereka pernah ke Luar Negeri. Beberapa kegiatan umum saat ini di imbau untuk di tunda oleh Pemerintah Pusat, termasuk dunia pendidikan saat ini mulai diliburkan untuk mencegah penyebaran virus korona itu.

“Ini jadi bahan pertimbangan kita semua untuk proaktif merumuskan langkah-langkah dari Pemerintah Pusat. Sehingga kedepan masyarakat tidak resah dengan adanya virus corona ini,” jelasnya.

“Jagan sampai virus corona ini membuat situasi menjadi mencekam,” ujarnya.

Oleh sebab itu, pihaknya menghimbau semua pihak untuk sama-sama melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan virus korona, kemudian membatasi kegiatan yang bersipat umum dan pihaknya akan mempersiapkan tim pencegahan virus korona tersebut.

“Sebagai bentuk keseriusan kita mencegah virus corona itu, Sekolah kita liburkan selama 14 hari dan ASN selama satu Minggu,” ujarnya.

Ditegaskan, selama libur itu, semua Kepala Dinas dan ASN harus turun ke masyarakat untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait langkah-langah yang harus dilakukan untuk mengantisipasi virus corona. Selain itu juga, pihaknya akan melakukan pembersihan diseluruh wilayah Lombok Tengah yang akan di mulai pada hari Selasa (17/3).

“Kita manfaatkan libur ini untuk kegiatan bersih-bersih dan sosialisasi kepada masyarakat,” tegasnya.

“Kepala Desa juga harus terlibat, jagan hanya mereka terima beres saja,” cetusnya.

Sementara khusus kepada para petugas kesehatan baik petugas medis di Rumah Sakit Umum (RSUD) Praya maupun di semua Puskesmas dan klinik kesehatan, diharapkan bisa memberikan pelayanan maksimal dalam upaya melakukan pencegahan dan penanganan segera jika ada masyarakat atau wisatawan yang terindikasi terkena virus corona.

“Ambulan juga harus dipersiapkan dan pelayanan di Puskesmas serta di Rumah Sakit. Kalau tidak ada ruang isolasi, buatkan segera,” pungkasnya.

Rapat koordinasi itu dihadiri juga oleh Wakil Bupati Lombok Tengah, H Lalu Pathul Bahri, Sekda Lombok Tengah, Kapolres Lombok Tengah, Dandim 1620 Praya dan Wakil Ketua DPRD Lombok Tengah. (Ade)

What do you think?

100 points
Upvote Downvote

Written by adee

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Menuju 169 Hari NTB Siaga Darurat Bencana Corona

Gili Trawangan, Gili Air dan Gili Meno Ditutup Sementara