Reses DPRD Loteng, Warga Keluhkan soal Bantuan Covid-19

1 min


48 shares

kicknews.today – Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah mulai menggelar reses tahap II di 2020. Salah satunya, Wakil Ketua DPRD Lombok Tengah, H Lalu Sarjana

Ia turun reses di tengah pandemi Covid-19 untuk menyerap aspirasi masyarakat di wilayah daerah pemilihannya di Kecamatan Praya Barat dan Praya Barat Daya. Dalam reses itu, ia menerima keluhan soal bantuan bantuan sosial bagi warga terdampak covid-19.

“Kita tetap melakukan reses sesuai Undang-undang untuk menyerap aspirasi masyarakat, meskipun saat pandemi Covid-19,” ujar H Lalu Sarjana, Kamis (14/5).

Reses perdananya itu dimulai dari wilayah Desa Mangkung dan selanjutnya ke wilayah Desa Ungge serta ke desa lainnya yang menjadi wilayah konstituennya. Reses di tengah pandemi Covid ini sangat diharapkan oleh masyarakat, sehingga dirinya bersama timnya terus turun ke masyarakat untuk menyerap aspirasi.

“Sehari itu saya reses di empat titik dan tetap sesuai dengan protokol penanganan covid-19,” jelasnya.

Dikatakan, dari hasil reses sementara aspirasi masyarakat yang diserap di wilayah Desa Mangkung sebagian besar mempertanyakan masalah bantuan sosial dampak covid yang diberikan pemerintah pusat. Selain itu juga yang menjadi prioritas kebutuhan masyarakat yakni masalah sumur bor, jalan usaha tani, pembinaan ekonomi dan pelatihan keterampilan bagi pemuda.

“Anak-anak muda ini perlu pembinaan keterampilan dan masyarakat di wilayah selatan ini masih butuh sumur bor, karena tidak ada sumber mata air disini,” jelasnya.

Menurut Politis Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, reses ini juga merupakan salah satu momen untuk membantu pemerintah mensosialisasikan pencegahan penyebaran virus berbahaya tersebut. Karena banyak masyarakat yang ada di Dusun masih acuh dengan virus tersebut dan menganggapnya hal yang biasa, karena mereka belum tersentuh.

“Kita juga membagikan masker dan Hand sanitizer kepada masyarakat serta penyemprotan disinfektan di fasilitas ibadah,” jelasnya.

“Pembinaan petani juga sangat penting, supaya masyarakat tidak hanya fokus tanam padi dan tembakau, tapi mereka bisa punya alternatif lain sesuai kondisi air,” pungkasnya. (Ade)


Like it? Share with your friends!

48 shares

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Senang Senang
0
Senang
Terhibur Terhibur
0
Terhibur
Terinspirasi Terinspirasi
0
Terinspirasi
Bangga Bangga
0
Bangga
Terkejut Terkejut
0
Terkejut
Sedih Sedih
0
Sedih
Takut Takut
0
Takut

0 Comments

Komentar

Komentar

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Send this to a friend