Bencana bertubi tubi, Pemda Lombok Utara keteteran realisasikan PAD

1 min


-1
-1 points
wisatawan membeli tiket di loket penyebrangan pelabuhan bangsal, salah satu sumber PAD di KLU. (foto: rico)

kicknews.today –  Pemda Lombok Utara (KLU)  keteteran dalam meralisasikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2020 sebesar Rp 8 miliar. Ini akibat bencana bertubi-tubi yang melanda, seperti gempabumi hingga pandemi Covid-19.

“Kita belum mencapi target sesuai dengan harapan,” ungkap kepada  Dinas Tenaga Kerja Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP),   Agustisno, Rabu (8/7).

Dijelaskan, dari target Rp 8 miliar yang sudah ditentukan, pihaknya baru berhasil meralisasikan sebesar 45 persen saja, realisasi itu dari panarikan retribusi izin IMB, IMTA dan Minol.

“Kita bukan tidak mau kerja tetapi, sementara pariwisata kita kan anjlok, jadi itu juga salah satu faktor yang manyebabkan target kita tidak tercapai,” jelasnya.

Mantan Kepala Dishub KLU ini mengatakan, target PAD sebesar Rp 8 miliar ini harus dibicarakan kembali dan harus disesuaikan dengan kondisi daerah saat ini. Dimana, pada perubahan nanti pihaknya meminta agar target tersebut di turunkan menjadi Rp 3 miliar.

“Kita minta target itu di turunkan dan disesuaikan dengan kondisi daerah,” pungkasnya.(iko)


Like it? Share with your friends!

-1
-1 points

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Senang Senang
0
Senang
Terhibur Terhibur
0
Terhibur
Terinspirasi Terinspirasi
0
Terinspirasi
Bangga Bangga
0
Bangga
Terkejut Terkejut
0
Terkejut
Sedih Sedih
0
Sedih
Takut Takut
0
Takut

Komentar

Komentar

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Send this to a friend