Dijadwalkan 10 Agustus Peletakan Batu Pertama Poltekpar Lombok

2 min


153 shares
Rapat koordinasi pemantapan peletakan batu pertama Poltekpar
Rapat koordinasi pemantapan peletakan batu pertama Poltekpar

 

Mataram – Menteri Pariwisata RI Arief Yahya, telah dijadualkan meletakkan batu pertama pembangunan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Negeri Lombok, di atas lahan seluas 20 hektare di Desa Puyung, Lombok Tengah (Loteng), pada 10 Agustus mendatang.

“Ini hasil koordinasi dengan pihak Kementerian Pariwisata, sudah dijadwalkan,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata NTB, H Lalu Muhammad Faozal, pada rapat koordinasi persiapan pembangunan Poltekpar Lombok, di Mataram, Jumat (4/8).

BACA JUGA:

Faozal menjelaskan, pembangunan Poltekpar direncanakan menjadi satu kesatuan dengan Mandalika Resort, di Kuta, Pujut. Untuk kebutuhan ini ITDC sudah menyiapkan lahan. Akan tetapi, ternyata proses di ITDC tidak semudah seperti perencanaan dari awal. “Karena proses sedikit ribet, dialihkan ke Puyung,” paparnya.

Sebelumnya disebut-sebut lahan tersebut menyalahi tata ruang kerena merupakan kawasan pertanian. Namun Faozal menampik, bahwa itu adalah kawasan perkotaan. “Kalau dianggap menyalahi tata ruang, kenapa IPDN dibangun di situ,” tegasnya.

Keputusan membangun Poltekpar Negeri di Lombok lantaran Poltekpar sendiri menjadi satu bagian dari komitmen Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dalam menyediakan SDM sektor pariwisata yang berkualitas dan berdaya saing. Kemenpar menginginkan Lombok menjadi proyek percontohan bagi lembaga pendidikan pariwisata berkelas. “Ini Poltekpar Negeri untuk warga NTB karena Bali sudah over capacity,” jelas Deputi pengembangan SDM Kementerian Pariwsata, Prof Dr H M Ahmad Syah.

Dikatakan bahwa rencana pembangunan lembaga pendidikan pariwisata dan kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika sebenarnya sudah lama ditetapkan, namun tak jua terealisasi. Hingga pada akhirnya, pada pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla, pembangunan KEK Mandalika dan Poltekpar Negeri Lombok mulai diwujudkan dengan sejumlah pembangunan yang sedang berjalan.

Dia menyebutkan, anggaran pembangunan Poltekpar Negeri Lombok tercatat sebesar Rp 1,5 Triliun yang dikucurkan secara bertahap. Meliputi pembangunan fasilitas terbaik untuk sektor pendidikan pariwisata, mulai dari ruang praktik, laboratorium, perumahan dosen, hingga dapur keliling berupa bus besar.

“Tiga hal penting yang akan ditekankan kepada para mahasiswa di Poltekpar Negeri Lombok adalah bahasa asing, IT (informasi dan teknologi), dan aspek leadership,” ujar Ahman.

Reaksi positif tentang acara peletakan batu pertama sebagai tanda resminya Poltekpar mulai dibangun, diugkapkan Asisten I Pemkab Lombok Tengah HL Muhammad Amin. Ia mengajak seluruh masyarakat Loteng untuk bersama menyuskeskan pembagunannya.

“Mari satukan persepsi sukseskan pembangunan 10 agustus. Dukung peletakan batu pertama, Kita berdoa bersama supaya tidak ada rintangam dalam pembangunan nanti,” ujarnya. (prm)

Peserta rapat koordinasi pemantapan peletakan batu pertama Poltekpar

Like it? Share with your friends!

153 shares

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Senang Senang
0
Senang
Terhibur Terhibur
0
Terhibur
Terinspirasi Terinspirasi
0
Terinspirasi
Bangga Bangga
0
Bangga
Terkejut Terkejut
0
Terkejut
Sedih Sedih
0
Sedih
Takut Takut
0
Takut

Komentar

Komentar

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Send this to a friend