Didemo soal jalan rusak, Bupati Bima akhirnya siapkan Rp 2 miliar

2 min


68 shares
hearing warga Langgudu dengan Bupati Bima dan jajaran. foto : rif

kicknews.today – Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, menerima sedikitnya 20 orang perwakilan warga Kecamatan Langgudu yang sudah tiga hari melakukan aksi  di depan Kantor Bupati Bima. Bahkan mereka rela mendirikan  tenda di depan Kantor Bupati.

Saat menerima perwakilan massa   Rabu (1/7),  Bupati Bim  didampingi Wakil Bupati Drs. H Dahlan HM Noer, Sekda Bima Drs HM Taufik HAR, M.Si, Kasat Pol PP H Sumarsono, Kadis PUPR Ir. Nggempo dan Bakesbanglinmas Kabupaten Bima Edy Tarunawan SH.

“Pemerintah menyampaikan ucapan terima kasih, dan tidak ada juga yang menganggap bahwa gerakan ini ditunggangi oleh pihak manapun,” ujar Bupati.

Disinggung mengenai  tuntutan  warga Langgudu yang meminta  Pemerintah segera mengaspal jalan sepanjang 70 kilometer, untuk memudahkan akses seluruh desa yang ada di Langgudu.

Menurut Bupati, untuk melaksanakan kegiatan pengaspalan, tidak instan. Karena belum tercantum dalam RAPBD. Nanti akan muncul persoalan baru yang berakibat fatal. Namun pihaknya menjanjikan anggaran Rp 2 miliar.

“Anggaran Rp 2 miliar yang disampaikan itu adalah anggaran yang akan dimasukkan dalam APBD Perubahan,” lanjut Bupati.

Anggaran perubahan ini, nantinya akan didahulukan pada titik-titik tertentu yang dinilai rusak. Seperti, kata Bupati, pada tanjakan-tanjakan atau tikungan rawan.

Tim teknis akan turun mengecek jalur tersebut. Sehingga disepakati peruntukan  anggaran Rp 2 miliar tersebut  untuk ruas prioritas.

Dalam  pekerjaan  tahun 2021, menurut Bupati,  pemerintah tidak berani menjanjikan dilaksanakan sekaligus. Namun secara bertahap sesuai kemampuan anggaran. Sebab pengaspalan jalan yang di Langgudu selatan itu sekitar Rp 250 miliar dari panjang jalan 70 kilometer.

“Untuk menyelesaikan ruas yang ada, bisa jadi 5 kilo meter atau bisa jadi 10 kilometer,” terangnya

Dijelaskan Bupati, apa yang disuarakan itu, wajib juga dibicarakan kembali dengan Dewan Perwakilan Rakyat terutama keterwakilan Dapil Langgudu. Karena perjuangan  tidak hanya dari sisi eksekutif, tetapi juga harus disetujui oleh Legislatif.

Kepada Kepala Dinas PU, Bupati memerintahkan untuk memprioritaskan di tahun 2021, apakah melalui usulan dana DAK maupun dana lainnya. Alat berat yang dikirim kata Bupati, untuk memperbaiki jalan dalam kondisi rusak berat.

“Alat berat yang kita kirim tersebut. Bukan termasuk dari anggaran Rp 2 miliar. Tapi alat itu untuk digunakan memperbaiki jalan yang rusak berat,” ungkapnya.

Dijelaskan Bupati, kewajiban keluarga semua menyampaikan harapan dan keinginan masyarakat, kewajiban pemerintah memperjuangkan dan menjawab. Dan tidak boleh ada kebohongan atau pemberian harapan palsu kepada masyarakat. (rif)


Like it? Share with your friends!

68 shares

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Senang Senang
0
Senang
Terhibur Terhibur
0
Terhibur
Terinspirasi Terinspirasi
0
Terinspirasi
Bangga Bangga
0
Bangga
Terkejut Terkejut
0
Terkejut
Sedih Sedih
0
Sedih
Takut Takut
0
Takut

Komentar

Komentar

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Send this to a friend