Bendungan di Kaliantan Lombok Timur meluap, aktivitas warga lumpuh

Air luapan bendungan bedah embung banjiri rumah, jalan dan pertanian warga. Foto. Ist

kicknews.today – Dusun Kaliantan, Desa Seriwe, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur kembali berada dalam kondisi darurat. Luapan air Bendungan Bedah Embung di Dusun tersebut menggenangi puluhan rumah warga serta areal pertanian masyarakat setelah volume air bendungan melampaui kapasitas tampung. Ketiadaan jalur pembuangan air menyebabkan air meluap tak terkendali.

 

Air tersebut mengalir ke pemukiman dan lahan produktif warga. Bahkan dampak luapan tersebut melumpuhkan aktivitas masyarakat secara total. Selain merendam rumah dan fasilitas warga, genangan air juga menutup lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama warga. Kondisi ini diperkirakan akan menimbulkan kerugian ekonomi yang besar dan berpotensi menyebabkan gagal panen, mengingat tanaman masyarakat terendam dalam waktu yang tidak singkat.

Lombok Immersive Edupark

 

Yang paling dikhawatirkan masyarakat, luapan air bendungan berpotensi memotong, merusak, bahkan membelah ruas jalan penghubung antara Dusun Kaliantan dan Dusun Semerang. Kekhawatiran ini bukan tanpa dasar, mengingat pada kejadian sebelumnya, luapan air serupa pernah menyebabkan kerusakan serius pada jalan tersebut. Apabila akses jalan kembali terputus, mobilitas warga akan lumpuh total, dan puluhan anak terancam tidak dapat bersekolah.

 

Anggota Komunitas Pelayan Masyarakat, Nuruddin, yang melakukan advokasi dan pengawalan langsung di lapangan, menyampaikan bahwa aspirasi masyarakat saat ini mengerucut pada satu kebutuhan mendesak, yakni penanganan permanen. Menurutnya, masyarakat tidak lagi membutuhkan solusi sementara, melainkan pembangunan jalur pembuangan air bendungan menuju laut sebagai langkah strategis untuk mencegah luapan berulang yang terus merugikan warga.

 

“Jika kondisi ini tidak segera direspons dengan cepat dan serius, potensi kerusakan akan semakin meluas, terlebih musim hujan masih berlangsung,” tegasnya pada Selasa (27/1/2026).

 

Sementara itu, Kepala Desa Seriwe, Huda, mengimbau masyarakat agar tetap waspada, saling menjaga keselamatan, dan berhati-hati dalam beraktivitas di tengah kondisi darurat. Ia juga berharap pemerintah daerah segera hadir dengan langkah nyata dan solusi konkret demi melindungi keselamatan warga, menjaga akses jalan penghubung, serta menyelamatkan sumber penghidupan masyarakat Dusun Kaliantan, Desa Seriwe.

 

Peristiwa luapan Bendungan Bedah Embung ini menjadi peringatan serius akan pentingnya pengelolaan infrastruktur yang berpihak pada keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

 

Warga Kaliantan kini menanti kehadiran pemerintah tidak sekadar dalam bentuk imbauan, tetapi melalui tindakan nyata untuk mencegah kerugian yang lebih besar, ancaman gagal panen, dan terputusnya akses jalan vital bagi kehidupan warga. (cit)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI