Belasan Santri di Lombok Timur Positif Corona, Ponpes langsung jadi Tempat Isolasi

kicknews.today – Belasan santri salah satu Pondok Pesantren di wilayah Kecamatan Aikmal terkonfirmasi positif COVID-19.

Hal ini berdasarkan hasil rapid test antigen yang telah dilakukan tehadap para santri dan pengasuh Ponpes tersebut.

Camat Aikmel, HL Suhaimi saat dikonfirmasi, Kamis (18/2), membenarkan kalau ada belasan santri yang terkonfirmasi positif COVID-19.

“Memang benar ada belasan santri yang positif COVID-19,” ucapnya.

Menurut dia, terhadap santri yang positif, setelah pihak Puskesmas Aikmal melakukan kegiatan rutin di ponpes tersebut.

Di mana awalnya dilakukan rapid test antigen dengan jumlah sebanyak 10 orang santri,sedangkan yang reaktif hasilnya sebanyak lima orang santri.

Kemudian hari kedua dilakukan hal yang sama dari 40 orang jumlah yang dilakukan rapid antigen yang reaktif sebanyak 12 orang santri. Sehingga yang reaktif tersebut langsung dilakukan isolasi di rumah sakit.‎

“Semua santri akan dilakukan rapit test antigen,” ujar Suhaimi sambil menambahkan barusan kami selesai rapat di ruangan Bupati mengenai masalah ini.

Lebih jauh, Camat Aikmal menambahkan sebelumnya ada pengajar atau ustadz di ponpes tersebut yang terkena, sehingga tentunya kemungkinan penularan dari itu. Namun masih menunggu hasil dari petugas saja.

Sementara untuk aktivitas ponpes kita Lockdown total dulu termasuk santrinya juga nantinya, karena rumah sakit tempat isolasinya sudah penuh.

“Untuk santri yang non-reaktif kita akan pulangkan ke rumahnya masing-masing,sedangkan yang terkonfirmasi positif maupun reaktif kita akan gunakan ponpes itu untuk isolasi nantinya,” tandasnya.

Kemudian Kepala Dinas Kesehatan Lotim, H Pathurahman saat dikonfirmasi membenarkan adanya santri Ponpes di wilayah Aikmel yang terkonfirmasi positif COVID-19.

“Memang betul ada santri Ponpes yang terkonfirmasi positif Covid dan maaf masih ada rapat,” kata Kadikes. (ant)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI