kicknews.today – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) mulai mempersiapkan pembangunan Sekolah Rakyat (SR), sebuah sekolah khusus yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan miskin. Program ini ditargetkan sudah mulai beroperasi pada tahun ajaran baru mendatang, sementara pembangunan fisiknya dijadwalkan dimulai setelah Lebaran dan rampung sepenuhnya pada Oktober 2026.
Kepala Dinas Sosial KLU, Fathurahman mengatakan pembangunan sekolah tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan fasilitas utama terlebih dahulu. Langkah ini ditempuh agar kegiatan belajar mengajar dapat segera dimulai tanpa harus menunggu seluruh fasilitas selesai dibangun.

“Namun tahun ajaran baru harus sudah operasional. Jadi yang kami prioritaskan lebih dulu adalah ruang kelas dan asrama,” ujar Fathurahman, Senin (30/03/2026).
Menurutnya, konsep sekolah berasrama dipilih agar proses pembinaan terhadap siswa dapat berlangsung lebih intensif dan menyeluruh. Dengan sistem tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan pendidikan formal, tetapi juga pembinaan karakter dan kedisiplinan selama tinggal di asrama.
Dia menjelaskan, fasilitas utama seperti ruang belajar dan tempat tinggal siswa akan menjadi prioritas pembangunan tahap awal. Sementara fasilitas pendukung lainnya akan dibangun secara bertahap seiring berjalannya program.
“Fasilitas utama seperti ruang belajar dan tempat tinggal siswa yang didahulukan, supaya aktivitas pendidikan bisa segera berjalan. Pembangunan fasilitas lainnya akan dilakukan bertahap,” jelasnya.
Sekolah Rakyat ini juga memiliki kriteria penerimaan siswa yang cukup ketat. Penerimaan tidak dibuka untuk umum, melainkan hanya bagi anak-anak dari keluarga yang masuk kategori Desil 1 dan Desil 2, yakni kelompok sangat miskin serta masyarakat miskin dan rentan miskin.
“Sekolah ini tidak dibuka untuk umum. Kriterianya sangat spesifik untuk memastikan bantuan pendidikan ini tepat sasaran bagi mereka yang paling membutuhkan,” tegasnya.
Meski persiapan infrastruktur terus berjalan, Dinas Sosial KLU hingga kini belum membuka proses rekrutmen siswa. Hal tersebut masih menunggu instruksi resmi dari kementerian terkait, termasuk finalisasi payung hukum berupa Perjanjian Kerja Sama (PKS).
“Sekarang belum membuka rekrutmen murid. Para calon murid tinggal menunggu instruksi dari kementerian kapan rekrutmen dimulai,” tutupnya. (gii/*)




