Mahasiswa KKN di Lombok Timur bangun insinerator, atasi sampah plastik

Pembuatan insinerator atasi sampah plastik oleh mahasiswa KKN di Desa Lendang Belo, Kecamatan Montong Gading Lombok Timur. Foto. Ist

kicknews.today — Upaya penanganan sampah plastik di wilayah Peresak, Desa Lendang Belo, Kecamatan Montong Gading terus dilakukan melalui kolaborasi antara mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hamzanwadi dengan masyarakat setempat. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah pembuatan insinerator sebagai solusi pengelolaan sampah plastik yang lebih efektif dan ramah lingkungan.

 

Program ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKN Universitas Hamzanwadi yang bertujuan untuk membantu masyarakat mengurangi permasalahan sampah plastik yang selama ini menjadi persoalan di lingkungan pemukiman.

Lombok Immersive Edupark

 

Insinerator yang dibangun dirancang untuk meminimalkan asap hasil pembakaran sehingga tidak mengganggu kenyamanan warga sekitar. Proses pembuatan insinerator melibatkan partisipasi aktif warga, mulai dari tahap perencanaan, pengumpulan bahan, hingga proses pembangunan.

 

Kepala Wilayah Peresak Timur, Khairul Iswandi menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN yang dinilai mampu memberikan solusi nyata terhadap persoalan lingkungan, sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik.

 

“Program ini sangat bermanfaat bagi warga. Kami berharap insinerator ini dapat menjadi sarana pengelolaan sampah plastik yang aman dan berkelanjutan,” ujarnya pada Selasa (23/12/2025).

 

Ke depannya, insinerator tersebut direncanakan akan ditempatkan di tengah pemukiman warga setelah melalui proses uji kelayakan dan evaluasi dampak lingkungan. Hal ini dilakukan untuk memastikan alat tersebut aman digunakan, tidak menimbulkan polusi, serta benar-benar efektif dalam mengurangi volume sampah plastik.

 

Melalui program ini, mahasiswa KKN Universitas Hamzanwadi berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Peresak, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan melalui semangat gotong royong antara mahasiswa, pemerintah wilayah, dan warga setempat. (cit)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI