Ditinggal masak ibunya, bayi 1,5 tahun ditemukan meninggal di parit

kicknews.today – Seorang anak Bawah Tiga Tahun (Batita) bernama Haikal, asal Desa Taloko Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima tewas tenggelam di parit, Jumat sore (22/9). Saat kejadian, ibu korban sedang masak dengan tetangga.

“Iya benar, kejadiannya sekitar pukul 16.30 Wita,” kata Kepala Desa (Kades) Taloko, Kasim Jae, Sabtu (23/9).

Kasim mengatakan, peristiwa ini berawal saat bayi 1,5 tahun itu bersama ibunya Ruwahida berkunjung ke rumah tantenya yang tidak jauh dari rumah mereka. Di rumah itu, korban dibiarkan bermain seorang diri, sementara sang ibu dan pemilik rumah sibuk masak di dapur.

“Saat itu ibunya mengira korban sudah dibawa keluar oleh saudaranya yang lain,” kata Kades.

Karena Haikal tak kunjung dibawa kembali, Ruwahida bersama pemilik rumah lalu bergegas mendatangi saudaranya yang dikira membawa anaknya. Namun anak sulungnya itu tidak ditemukan.

“Sesampainya di sana, ternyata anaknya gak ada. Kemudian dia bersama sejumlah tetangga lalu mencari korban menyisir kawasan pemukiman,” bebernya.

Setelah 20 menit dicari, jasad bocah malang itu ditemukan warga tak berdaya dalam kondisi mengapung di parit. Haikal diduga tercebur ke parit saat bermain lalu tenggelam, karena parit itu cukup dekat dengan rumah tantenya.

“Mungkin korban bermain di luar rumah, lalu tercebur ke parit. Karena aliran parit itu sekitar 4 meter dari rumah tantenya,” ujarnya.

Haikal sempat dilarikan keluarga ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Sayangnya, nyawa korban tidak tertolong dan menghembuskan nafas terakhir ketika hendak ditangani tim medis. “Jasad korban akan dimakamkan siang ini,” tandas Kades. (jr)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI