UMKM Disabilitas di Lombok Barat butuh perhatian khusus

kicknews.today – Produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) disabilitas di Lombok Barat terus menunjukan perkembangan. Bahkan saat pandemi, produk usaha mereka tetap bertahan dan stabil.

Hal itu dikatakan Fitri Nugrahaningrum, Ketua Koperasi Inklusi Yayasan Samara Lombok saat memperingati hari ulang tahun Yayasan Samara Lombok di Dusun Karang Bedil Desa Kediri Kecamatan Kediri, Minggu (4/12).

“Teman-teman semua punya hak untuk bekerja dan berusaha, jadi kami berharap pemerintah mendukung dan mengakomodir kami dalam membangun ekonomi yang produktif,” harapnya.

Dengan adanya intervensi pemerintah katanya, produk UMKM bisa ikut promosi dan dikenal luas di masyarakat. Sebab, peran pemerintah juga sangat diharapkan dalam mendukung kesejahteraan UMKM disabilitas.

“Pemerintah hanya memberikan pelatihan namun itu tidak sesuai dengan apa yang kami butuhkan,” ujarnya.

Dia mengaku, pemerintah paling tidak melakukan konsultasi sebelum gelar kegiatan pelatihan. Sehingga manfaat dan tujuan kegiatan bisa disesuaikan dengan kebutuhan para pelaku UMKM.

“Pemerintah jika ingin memberikan pelatihan peningkatan kualitas produk, harus berkonsultasi dulu dengan kami, sehingga tujuan kegiatan tercapai,” katanya.  

Hal senada juga disampaikan Pembina UMKM Disabilitas, Anas Amrullah. Dia mengaku, terkait kurangnya perhatian terhadap kebutuhan UMKM.

“Pemerintah sudah banyak memberikan support kepada mereka, hanya saja sering terkendala karena mereka (Umkm Disabilitas) berkebutuhan khusus,” ujarnya.

Anas menyarankan, agar pemerintah lebih teliti dalam memberikan pelatihan, karena keinginan pelaku UMKM tersebut untuk memajukan kualitas produk mereka.

“Intinya mereka hanya perlu dilibatkan saja dalam mendesain pelatihan dari pemerintah, karena mereka berkebutuhan khusus jadi pelatihannya harus khusus,” ujarnya. (ys)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI