kicknews.today – Berbagai persiapan terus dilakukan menyambut gelaran World Superbike (WSBK) Indonesia pada 11-13 September 2022. Selain tiket dan tempat penginapan, kini mendorong peningkatan partisipasi masyarakat sekitar untuk menjadi relawan atau volunteer di Sirkuit Mandalika.
Perekrutan volunteer itu telah dimulai sejak 10 sampai 20 September melalui online. Kemudian pendaftaran offline berlangsung 20-23 September dengan menggandeng Poltekpar Lombok Tengah. Hingga penutupan tercatat sebanyak 4.636 orang telah pendaftaran.

Corsec MGPA, Joko Santosa mengapresiasi antusias masyarakat NTB berpartisipasi dalam WSBK 2022. Jumlah pendaftar menurutnya, melebihi ekspektasi.
“Ini bukti antusias dan dukungan masyarakat di NTB tinggi mendukung event dunia WSBK,” kata Joko, Jumat (23/9).
Para pendaftar kata Joko, tentunya akan melalui tahap seleksi. Jumlah volunteer yang dipilih nantinya akan disesuaikan dengan jumlah penonton.
Pertama peserta akan mengikuti interview dan seleksi volunteer. Kemudian, dilanjutkan dengan sesi pelatihan yang diberikan oleh Polda NTB dan Politeknik Pariwisata Lombok Tengah selaku Pembina.
Pelatihan lanjutnya, berdasarkan empat bidang dan sesuai dengan keahlian dan kreativitas volunteer. Mereka akan ditempatkan di sejumlah bidang seperti keamanan, kebersihan, acara, dan teknisi.
“Sektor keamanan akan bertugas mengatur crowd control, traffic management, parkir penonton dan peserta event WSBK 2022, serta pos penjagaan dan keamanan,” jelasnya.
Sementara bidang kebersihan bertanggung jawab di area luar sirkuit serta outer/inner circuit seperti area paddock, race control, premiere class, deluxe class, observation deck dan area tribune.
“Area outer yakni, tempat parkir, sentra Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) hingga toilet di area properti sirkuit,” jelasnya.
Volunteer juga bertugas mengarahkan dan membantu penonton menuju tempat duduk sesuai kategori tiket yang dimiliki. Mereka juga memberikan segala informasi tentang event, termasuk sajian kuliner dan fasilitas dan informasi umum yang dibutuhkan penonton.
“Kalau teknisi mereka sebagai operator CCTV, mempersiapkan maintenance building, TV compound, paddock show dan lainnya. Ditunjang pula memiliki keahlian dan keterampilan mechanical, electrical atau plumbing,” pungkas Joko dengan menambahkan para volunteer tida digaji tapi ada bantuan, karena ini sifatnya relawan. (jr)


