kicknews.today – Naas menimpa Kemat alias Amaq Sari warga Dusun Karang Gol, Desa Pelambik, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah. Pria 55 tahun ini tenggelam saat jaring ikan di Bendungan Pengge Praya Barat Daya, Senin pagi (15/8).
Kapolsek Praya Barat Daya, IPTU Syamsul Bahri yang dihubungi membenarkan adanya kejadian tersebut. Hingga kini korban belum ditemukan. Pihak kepolisian, TNI, Tim SAR serta masyarakat masih terus mencari korban.

“Hingga sore ini korban belum ditemukan,” jelas Kapolsek.
Berdasarkan keterangan dari teman korban, Pajar alias amaq Doni 57 tahun mengaku, korban bersama beberapa rekannya pergi menjaring ikan di bendungan sekitar pukul 07.30 Wita. Tiba di bendungan, mereka berangkat menggunakan sampan milik masing masing.
Saat tiba di tengah Bendungan, rekannya melihat korban tiba-tiba jatuh dari sampannya dan mendengar teriakan minta tolong. Beberapa rekannya yang melihat langsung menuju lokasi jatuhnya korban. Sayangnya, korban sudah tenggelam.
“Korban tidak sempat ditolong,” jelas Kapolsek.
Kemudian saksi kembali ke pinggir untuk memberitahukan dan meminta bantuan kepada warga lain yang sedang mancing di pinggir Bendungan. Mendapatkan informasi tersebut anggota Polsek Praya Barat Daya yang dipimpin langsung Kapolsek langsung ke lokasi. Begitu juga dengan masyarakat Desa Pelambik turut membantu cari korban dengan menggunakan sampan tradisional.
“Kami sudah meminta bantuan Tim Basarnas Provinsi NTB,” katanya.
Sekitar pukul 09.00 Wita, Tim Basarnas tiba di lokasi dan bersama-sama melakukan pencarian terhadap korban menggunakan speedboat. Sampai sekitar pukul 16.00 Wita korban belum ditemukan. (jr)


