kicknews.today – Sebanyak 570 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Bima dipastikan siap diberangkatkan menuju Tanah Suci. Rencana keberangkatan pada 22 April 2026. Hingga saat ini, seluruh proses persiapan telah mencapai sekitar 95 persen.
Kepala Kemenhaj Kabupaten Bima, H Ikhwan Zulkifli, mengungkapkan bahwa berbagai tahapan administrasi penting seperti pembuatan paspor dan visa telah rampung. Saat ini, pihak panitia hanya menyelesaikan tahap akhir berupa pencetakan kartu identitas (ID card) jamaah.

“Secara umum, persiapan sudah hampir selesai. Tinggal penyelesaian ID card sebagai kelengkapan akhir sebelum keberangkatan,” ujarnya.
Pada musim haji tahun ini, Abdul Haris yang menjabat sebagai Kepala KUA Sape dipercaya sebagai Ketua Kloter. Sementara itu, tiga pembimbing haji yang akan mendampingi jamaah terdiri dari H Sudirman SPdi MSi (Kasi Binmas Kemenag Kabupaten Bima), H Abas (Kasi Pedepontren Kemenag Kabupaten Bima), dan H Syarifuddin (Kepala KUA Bolo).
Untuk memastikan kesehatan jamaah selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah, petugas kesehatan Suci Kurniawati dari salah satu Puskesmas turut ditugaskan, bersama Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), dr Anastasia.
Terkait situasi konflik di Timur Tengah, pihak Kementerian Agama menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada perubahan jadwal keberangkatan jamaah haji Indonesia. Seluruh proses tetap berjalan sesuai rencana.
“Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya,” tambahnya.
Diketahui, CJH yang berangkat tahun 2026 ini juga mencakup jamaah dengan status pelimpahan porsi. Selain itu, terdapat pula sejumlah jamaah yang menunda keberangkatan karena alasan kesehatan, serta pembatalan akibat meninggal dunia.
Dengan persiapan yang hampir rampung, diharapkan seluruh CJH Kabupaten Bima dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, aman, dan khusyuk. (jr)




