kicknews.today- Seorang nelayan bernama Abdul Gani asal Dusun Air Bari, Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara hinggga kini belum ditemukan. Pria 48 tahun ini pergi melaut sejak Sabtu (30/7) lalu dilaporkan hilang kontak keesokan harinya.
Tim Sar dan bersama aparat gabungan masih terus mencari keberadaan nelayan tersebut. Hingga hari Kamis sore (4/8), hasil pencarian nihil.

Sebelum, Tim SAR menemukan perahu korban di perairan sebelah barat Gili Trawangan, dekat dengan jalur kapal tanker. Hingga kini sejumlah titik terus disisir untuk mencari korban.
Kamis (4/8), Kepala SAR Mataram, Nanang Sigit PH melakukan pencarian korban melalui udara di sekitar perairan sebelah barat Gili Trawangan. Dengan menggunakan pesawat jenis microlight dengan nomor registrasi PK-S208, Kakansar Mataram terbang dari eks Bandara Selaparang Mataram menuju perairan Gili Trawangan.
“Pencarian melalui udara dimulai dari LKP sampai dengan perairan Gili Trawangan, hasil masih nihil,” kata Nanang usai menerbangkan pesawatnya selama 47 menit.
Nanang menambahkan, selain pengaruh angin dan gelombang yang mengakibatkan korban berpindah tempat atau mungkin masih berada di bawah permukaan air. Kendala lain yang menyebabkan korban belum ditemukan adalah lokasi pasti jatuhnya korban dari perahu tidak diketahui.
Disisi lain, tim SAR Gabungan dari anggota Pos Unit Siaga SAR Bangsal, Barasiaga, BPBD Lombok Utara, POS AL Bangsal, Polairud Lombok Utara, Polsek Kayangan, Babinsa Koramil Tanjung, dan masyarakat nelayan setempat masih tetap melakukan pencarian. Mereka menyisir di sejumlah titik baik di laut maupun di pesisir pantai. (jr)


