in

Kadispar Lombok Timur Siap Penuhi Panggilan Penyidik

kicknews.today – Kepala Dinas Pariwisata Lombok Timur, H Mugni siap akan memenuhi panggilan penyidik Polres Lombok Timur, terkait kasus dugaan pencatutan nama organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang diduga dilakukan oknum Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Lombok Timur, Ahmad Roji sebagaimana yang tercantum dalam SK BPPD Lombok Timur masa bakti 2017-2021.

Sementara saat ini kasusnya sedang ditangani unit pidana umum Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Lombok Timur.

“Sebagai warga negara yang baik dan taat hukum, saya siap memenuhi panggilan penyidik Polres Lotim,” tegas Mugni saat dikonfirmasi melalui watshap pribadinya, Kamis (13|1).

Ia menjelaskan, mengenai SK BPPD Lombok Timur yang dikeluarkan sudah dicabut, akan tapi kalau ada pemanggilan nantinya oleh pihak penyidik sudah barang tentu dirinya menghormati panggilan tersebut.

“Kalau soal SK BPPD sudah dicabut,” tukasnya.

Sementara pada pemberitaan sebelumnya ‎Pihak penyidik Reskrim Polres Lombok Timur akan melakukan pemanggilan terhadap Kepala Bagian (Kabag) Hukum Setdakab Lombok Timur, Kepala Dinas Pariwisata Lombok Timur, Mantan Kepala Dispar Lombok Timur dan konseptor pembuat SK Pengurus Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) masa bakti 2017-2021.

Demikian ditegaskan Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, AKP I Made Yogi Purusa Utama, SE,SIK kepada wartawan di kantornya,Rabu (12|2).

“Kami akan melakukan pemanggilan Kabag Hukum, Mantan Kadis, Kadispar dan konseptor pembuat SK,” tegasnya.

Ia mengatakan pemanggilan pihak-pihak tersebut tentunya berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan, terkait dengan dugaan pencatutan nama organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang dilakukan oknum Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Lombok Timur yang saat ini masih menjabat.

“Terhadap pihak-pihak yang akan dilakukan pemeriksaan dan minta keterangan itu tersebut, karena berdasarkan pemeriksaan yang telah kami dilakukan terhadap pelapor, saksi-saksi dan terlapor,” ujarnya.

Mantan Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah ini menambahkan kasus pencatutan nama PWI ini terus berlanjut dan saat ini sedang berproses. Karena kasus ini menjadi atensi bagi kami untuk ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang ada.

“Kasus ini menjadi atensi bagi kami untuk ditindaklanjuti dan ditangani,” ujar Yogi.

Sementara saat ditanya apakah ada rencana untuk melakukan pemanggilan terhadap mantan Bupati Lombok Timur selaku pihak yang menandatangani SK BPPD Lotim tersebut, Kasat Reskrim menegaskan pihaknya masih menunggu hasil pengembangan dari pemeriksaan yang sedang kami lakukan.

“Tidak menutup kemungkinan nantinya akan dilakukan pemanggilan untuk diminta keterangan, dengan melihat hasil pemeriksaan,” pungkasnya. (Sul)