in

Kejaksaan Tinggi NTB Gelar Silaturrahmi Dengan Bupati Lombok Tengah

kicknews.today- Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Nanang Sigit Yulianto, Selasa (11/2) menggelar silaturrahmi dengan Bupati Lombok Tengah, H Moh Suhaili FT, Kepala Forkompinda dan Kepala SKPM Lombok Tengah di Hotel D’Max Praya, Lombok Tengah. Kegiatan silaturrahmi itu bertujuan untuk meningkatkan sinergitas antar pihak Kejaksaan dengan Pemerintah Daerah untuk meningkatkan pembangunan di wilayah Kabupaten Lombok Tengah.

Bupati Lombok Tengah, H Moh Suhaili FT mengatakan, bahwa silaturrahmi ini merupakan wahana untuk mempererat komunikasi koordinasi yang baik, berbagai program pembangunan di Lombok Tengah.

“Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Kajati NTB di tengah-tengah masyarakat Lombok Tengah,” ujarnya.

Disampaikan, Lombok Tengah memang menjadi super prioritas pembangunan oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi NTB. Sehingga berbagai potensi di Lombok Tengah ini terus dikembangkan untuk mendukung pengembangan pariwisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan pelaksanaan MotoGP 2021 di Sirkuit Mandalika Lombok.

“Selain KEK, ada 7 kawasan yang terus dikembangkan termasuk pelabuhan teluk awang,” ujarnya.

“Semua potensi itu diharapkan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat, sehingga perlu dilakukan penataan di 7 kawasan tersebut,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi NTB, Nanang Sigit Yulianto dalam sambutannya mengatakan, bahwa potensi wisata di Lombok Tengah atau Kota Praya ini cukup banyak bahkan sudah terkenal samapi dunia. Termasuk event internasional MotoGP Tahun 2021 di Sirkuit Mandalika KEK.

“Ini event yang luar biasa diberikan kepada masyarakat Lombok Tengah,” ujarnya.

Ditegaskan, bahwa pihaknya datang bukan untuk mencari masalah, namun untuk menyelesaikan masalah yang terjadi. Sehingga tujuan kegiatan ini untuk membangun hubungan yang baik, koodinasi yang baik antar semua pihak termasuk Pemerintah Lombok Tengah.

“Kami di kejaksaan diperintahkan untuk melakukan pencegahan terkait pelaksanaan program pengerjaan, sehingga hasilnya baik dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” jelasnya.

“Dulu namanya TP4D, sekarang ada Jaksa pengawal proyek strategis Nasional. Kami siap mengawal semua proyek pembangunan di Lombok Tengah ini untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (Ade)