in

Kuta Didatangkan Artis, Bau Nyale di Mekarsari dan Selong Belanak Menangis

kicknews.today – Perayaan Festival Pesona Bau Nyale tanggal 14-15 Februari yang dipusatkan di Pantai Aan bakal dimeriahkan oleh Artis Ibu Kota. Namun, perayaan Bau Nyale di Pantai Lancing Desa Mekar Sari dan Pantai Selong Belanak, Kecamatan Praya Barat harus menangis. Pasalnya, anggaran untuk perayaan Bau Nyale dari Pemerintah Daerah Lombok Tengah selama ini terlalu sedikit dan tidak ada hiburan artis yang didatangkan oleh Pemerintah Daerah Lombok Tengah maupun Pemerintah Provinsi NTB.

“Anggaran dari Pemerintah Daerah Lombok Tengah untuk Bau Nyale itu hanya Rp 2,5 juta. Bagaiman kami sebagai Kepala Desa bisa melaksanakan perayaan Bau Nyale itu khususnya di Desa Mekar Sari,” ujar Kepala Desa Mekar Sari, Azhar di rumahnya, Minggu (9/2) selesai acara Aksi bersin Pantai bersama Forum Wartawan Lombok Tengah dalam rangka Hari Pers Nasional 2020.

Ditegaskan, bahwa Festival Pesona Bau Nyale ini sudah menjadi festival Nasional. Seharusnya Pemerintah Daerah Lombok Tengah bisa mendukung anggaran untuk pelaksanaan Bau Nyale yang dilakukan oleh masyarakat di beberapa Pantai di Lombok Tengah. Tidak hanya semua anggaran itu dipusatkan di Desa Kuta yang selama ini sudah ditetapkan menjadi lokasi pusat pelaksanaan Bau Nyale tersebut.

“Kalau Kuta didatangkan Arti, kami masyarakat di Desa Mekar sari ini bisa didatangkan artis lokal. Kalau tidak bisa Noah, ya Noar,” keluhnya.

“Tahun 2018 dulu Rp 5 juta, Tahun 2019 Rp 2,5 juta dan Tahun 2020 belum ada kejelasan,” ujarnya.

“Anggaran yang kita siapkan dari Desa Rp 10 Juta. Sedangkan biaya Bau Nyale itu kadang sampai Rp 50 juta lebih,” pungkasnya.

Hal yang sama disampaikan oleh Kepala Desa Selong Belanak, Lalu Yahya mengatakan, bahwa sampai saat ini pihaknya belum melakukan persiapan untuk pelaksanaan Bau Nyale di Pantai Selong Belanak tersebut. Karena hingga saat ini anggaran dari Pemerintah Daerah Lombok Tengah belum jelas. Disamping itu juga, anggaran yang diberikan itu setiap tahun tidak cukup untuk biaya perayaan Bau Nyale itu.

“Dana yang diberikan cukup untuk beli makan dan minum saja. Sementara kegiatan Presean, Karnaval dan hiburan malam puncak Bau Nyale iti butuh dana yanh besar. Minimal Pemda Memberikan kami anggaran Rp 50 Juta,” ujarnya.

“Kita berharap Pemerintah Daerah Lombok Tengah dan Pemerintah Provinsi NTB tidak menganaktirikan masyarakat Desa Selong Belanak dan Mekar Sari di Festival Pesona Bau Nyale ini. Anggaran yang kami siapkan di Desa Rp 10 juta,” pungkasnya. (Ade)