in

Awal Tahun 2020, Pembebasan Lahan Sirkuit MotoGP Mandalika Lombok Belum Tuntas

kicknews.today -Pembebasan sisa lahan pembangunan Sirkuit MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Resort seluas 4,2 Hektare belum tuntas hingga awal bulan Tahun 2020 ini. Pasalnya, kesepakatan harga yang ditawarkan oleh pihak ITDC atau Pemerintah dengan warga selaku pemilik lahan masih buntu.

“Sudah lima kali dilakukan musyawarah dan pertemuan, namun belum ada hasil atau kesepakatan harga,” ujar Amaq Silah salah satu warga Desa Kuta selaku pemilik lahan.

Dijelaskan, bahwa harga yang ditawarkan pihak ITDC atau Pemerintah sesuai hasil apresial Rp 70 juta/are tidak sesuai dengan keinginan warga yakni Rp 300 juta/are. Karena lahan di luar kawasan yang akan dijadikan sirkuit itu harganya Rp 150 juta/are.

“Kalau sesuai harga apresial, saya tidak mau menjual tanah saya,” ujarnya.

Hal yang sama disampaikan oleh Demong warga Desa Kuta, bahwa dirinya menolak harga yang ditawarkan sesuai apresial tersebut. Karena akan merugikan dirinya dan warga lainnya yang saat ini belum sepakat atas harga tanah tersebut.

“Harganya harus sama-sama menguntungkan, minimal harganya Rp 300 juta/are,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekda Lombok Tengah, HM Nursiah selesai melakukan musyawarah bersama 19 orang warga yang merupakan pemilik lahan dan pihak ITDC di ruang rapat utama Kantor Bupati Lombok Tengah tidak mau memberikan penjelasan lebih jauh masalah sisa pembebasan lahan sirkuit motoGP tersebut.

“Pembebasan sisa lahan pembangunan sirkuit MotoGP itu masih dalam proses,” singkatan seraya mengatakan No komen dulu dik. (Ade)