in

Gaet 900 Ribu Wisatawan Jadi PR Disbudpar KLU Tahun Ini

Wisman GT
Wisatawan dari Bali saat baru tiba di Gili Trawangan (foto: rico)

kicknews.today – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lombok Utara (KLU) telah mencanangkan target angka kunjungan ke daerah untuk tahun ini. Tak main-main, jumlahnya hingga mencapai 900 ribu baik wisatawan mancanegara (wisman) maupun wisatawan nusantara (wisnu). Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Disbudpar KLU Baiq Prita Setiati, Kamis (16/1).

“Sudah ditetapkan jumlahnya 900 ribu wisatawan. Targetnya meningkat 100 ribu wisatawan kalau dibandingkan tahun lalu,” ungkapnya.

Sebagai daerah yang mengandalkan pendapatan dari sektor pariwisata, jelas angka tersebut dirasa realistis. Apalagi Lombok Utara memiliki tiga gili sebagai destinasi wisata dunia yang dikunjungi ribuan orang dalam sehari. Menurut Prita, berbagai langkah untuk mengaet wisatawan ini telah disiapkan salah satunya yakni intens melakukan promosi di luar daerah dan mengandeng sejumlah travel agent dan lembaga.

“Kalau promosi kita juga gandeng BPPD yang nanti akan melakukan tugasnya menjual destinasi KLU di seluruh daerah. Kita juga gandeng para pengusaha,” bebernya.

Selain upaya secara door to door, langkah lain yang akan dilakukan yakni  rutin menyelenggarakan berbagai kegiatan. Terutama kegiatan adat dan budaya yang justru diminati wisman dari berbagai belahan dunia. Misalnya, lanjut Prita, festival gili menggawe, maulid adat bayan, perayaan rebo bontong, hingga gawe beleq Lombok Utara adalah sejumlah kegiatan yang dirasa mampu mempromosikan pariwisata daerah. Demikian pula dengan menata destinasi yang ada di darat untuk menunjang kenyamanan wisatawan.

“Kalau kegiatan kalendernya sudah ada. Itu juga salah satu cara kita mempromosikan pariwisata kita,” katanya.

Jika menilik data Disbudpar KLU per-bulan November 2019 tentang kunjungan wisatawan ke Lombok Utara kemarin, jumlahnya justru masih belum memenuhi target. Dinas yang telah menargetkan sekitar 800 ribu wisatawan nyatanya hanya mampu merealisasikan sekitar 588.699 orang. Adapun tiga gili masih mendominasi dengan menyumbang setengah dari tingkat kunjungan tersebut.

Rinciannya, wisman di Gili Trawangan tercatat 330.384 kunjungan dan wisnu tercatat 24.535 kunjungan. Untuk Gili Air, kunjungan wisman pada periode yang sama mencapai 116.675 dan wisnu tercatat 8.664 orang. Untuk di Gili Meno pun angka kunjungan wisman masih mendominasi dengan jumlah sebanyak 80.884 kunjungan dan wisnu tercatat 6.007 kunjungan. Menanggapi hal itu, Prita mengaku tetap optimis jika target angka kunjungan tahun ini bisa mencapai ekspektasi.

“Namanya target kita harus tetap optimis bekerja supaya bisa tercapai. Bagaimana realisasinya itu tergantung nanti. Kalau untuk tahun ini Insyallah bisa,” simpulnya.(iko)