in

Gubernur NTB Letakkan Batu Pertama Hotel Santika Bima

Gubernur NTB saat sambutan pada Ground Breaking Hotel Santika Bima

kicknews.today – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) H. Zulkieflimansyah, Sabtu (11/1), menghadiri acara “Ground Breaking” atau peletakkan batu pertama pembangunan Hotel Santika Bima di Kalaki, Desa Belo Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima.

Dalam sambutannya, Gubernur mengungkapkan bahwa dengan hadirnya Hotel Santika di Bima, merupakan angin segar dan jadi daya tarik tersendiri bagi para investor.

“Investor itu tidak hanya mau membangun hotel, investor itu selalu lihat tempatnya. Sekali Santika hadir di Bima, maka hotel-hotel yang lain akan segera datang investasi di sini,” kata Zulkieflimansyah.

Lebih jauh orang nomor satu di NTB itu menegaskan bahwa saat ini era telah berubah, dimana tidak cukup hanya dengan kata-kata saja, akan tetapi harus dibarengi dengan tindakan nyata.

“Tidak mungkin suatu daerah mencicipi kemakmuran, kesejahteraan dengan pertanian saja, tapi harus ada industrinya. Industrialisasi itu adalah keniscayaan karena ketidakmampuan sektor pertanian menyerap kelebihan tenaga kerja,” terangnya.

Selanjutnya, Gubernur NTB yang akrab dengan sapaan Bang Zul itu menjelaskan, industrialisasi bukan berarti mematikan pertanian. Namun industrialisasi itu tumbuh dan berkembang, karena ketidakmampuan sektor primer (pertanian) menyerap kelebihan tenaga kerja, sehingga diperlukan adanya sektor lain yang menyerapnya.

Sementara Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri yang turut hadir mendampingi Gubernur, menyampaikan rasa bahagia dan bangga atas dibangunnya Hotel Santika di Kabupaten Bima.

Senada dengan Gubernur, Indah mengatakan bahwa keberadaan Hotel Santika Bima merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk menghadirkan investor, membuka lapangan pekerjaan seluas luasnya bagi putra daerah.

“Semoga para investor, khususnya orang-orang Bima akan mau kembali membangun daerah ini, dan membangun usaha-usaha di wilayah kita. Sebelum kita mengundang orang lain, saya berharap putra daerah mau kembali membangun daerahnya,” katanua. (red)