in ,

Tiba di Lombok, Kapolda Baru NTB Takjub dengan Kerukunan dalam Keberagaman

Kapolda NTB Irjen (Pol) Drs. Tomsi Tohir, M.Si.

kicknews.today – Kerukunan dalam keberagaman masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai miniatur ke-bhineka-an Indonesia, membuat takjub Kapolda (baru) NTB Irjen (Pol) Drs. Tomsi Tohir, M.Si. saat pertama kali menginjakkan kaki di Pulau Seribu Masjid (Lombok). Hal itu diungkapkan Sang Jenderal kepada wartawan, Kamis (9/1), usai melaksanakan Shalat Dzuhur berjamaah di Masjid Baitussalam Mapolda NTB.

“Rasa bangga dan takjub dengan masyarakat di sini. Dimana ada juga masyarakat yang berbeda keyakinannya dapat hidup rukun, bersama-sama bahu-membahu membangun di sini,” ungkap Irjen Tomsi.

Selain itu, Jenderal bintang dua itu juga sangat bersyukur mendapat amanat menjadi Kapolda di NTB, yang nota bene masyarakatnya mayoritas muslim.

“Ketika masuk di sini, di bandara (BIL, red) tadi pagi masuk, melihat situasinya yang pertama saya sangat bersyukur dimana saya seorang Muslim, dapat berdinas di lingkungan daerah yang muslimnya mayoritas. Itu sangat membahagiakan,” ujarnya.

Lebih lanjut Irjen (Pol) Tomsi Tohir yang menggantikan Irjen (Pol) Nana Sudjana memegang tongkat komando Kapolda NTB, menyampaikan bahwa dirinya bersama segenap elemen di Polda NTB dan Polres jajaran, berkomitmen untuk meneruskan program-program yang telah dimulai dan dijalankan Kapolda lama, yang saat ini memegang tongkat komando Kapolda Metro Jaya.

Alhamdulillah, pada dua hari yang lalu saya beserta Bapak Nana melaksanakan sertijab di Mabes Polri. Pada hari ini saya masuk hari yang pertama kali di Lombok ini, insya Allah kami bersama-sama dengan seluruh jajaran di Polda NTB ini, merasa optimis untuk bisa melindungi, melayani masyarakat lebih baik lagi,” ucapnya.

“Hal-hal lain yang berkaitan dengan kebijakan yang sudah dilakukan oleh Pak Nana (Kapolda sebelumnya, red), terus kita laksanakan dan kita tingkatkan khususnya berkaitan dengan agenda-agenda penting, seperti rencana Pilkada kemudian kejadian-kejadian menonjol itu sudah kita analisa, kita bahas, kita persiapkan,” lanjutnya.

Dijelaskan, langkah pertama yang akan segera dilakukan adalah melaksanakan kalender keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kalender Kamtibmas ini ada yang statis, yang rutin. Itu berkaitan dengan cuaca, yang berkaitan dengan agenda-agenda rutin, berkaitan dengan peristiwa-peristiwa yang rutin. Kemudian ada yang insidentil. Hal-hal yang berkaitan dengan insidentil ini tentunya kita sesuaikan dengan situasi dan kondisi, yang apabila dibahas, satu tempat dengan tempat lain akan berbeda,” jelasnya.

Sementara terkait pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020, mantan Kapolda Banten itu mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pengamanan dengan sebaik-baiknya, sesuai tugas pokok dan fungsi (tufoksi) Polri.

“Kita merencanakan suatu pengamanan yang baik dan tidak kalah penting adalah rasa kesadaran daripada masyarakat, bahwa Pilkada ini adalah sebuah sarana untuk memilih pemimpin, bukan sebuah sarana untuk menciptakan suatu permusuhan atau memutus tali silaturahmi,” ungkapnya.

Menurutnya, perbedaan pendapat atau pilihan merupakan suatu yang biasa, tidak harus menjadikan kita terpecah belah. Lebih-lebih menjadikan perbedaan sebagai harga mati.

“Berbeda pendapat sehingga terus berbeda atau memutus rasa tali silaturahmi, yang sudah turun-temurun, yang sudah bertahun-tahun, tentunya itu sangat tidak seimbang sekali,” ujarnya.

Sedangkan terkait upacara penyambutan resmi Kapolda baru dan pelepasan Kapolda lama, Kabid Humas Polda NTB Kombes (Pol) Drs. Artanto, M.Si. ditemui terpisah mengungkapkan, akan diadakan Farewell Parade dan acara Pisah Sambut pada 13 Januari mendatang.

“Direncanakan Senin sore tanggal 13 Januari, akan dilaksanakan Farewell Parade┬ádi Lapangan Gajah Mada Polda NTB serta tradisi pelepasan. Sementara malam harinya akan dilaksanakan Acara Pisah Sambut Kapolda di Hotel Lombok Raya,” ujarnya. (red)

Kapolda NTB saat memasuki gerbang utama Mapolda NTB