in

Lombok Utara Kini Punya Gedung PLUT Sendiri

Nampak gedung PLUT yang pembangunannya sudah rampung (foto: rico)

kicknews.today – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Utara akhirnya memiliki gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM) sendiri. Gedung yang beridiri di eks pusat UMKM tepatnya didepan Pasar Tanjung tersebut, pengerjaanya sekarang sudah rampung. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Lombok Utara Raden Nurjati, Jumat (13/12).

“Pembangunan sudah final, selesai, hanya memang ada di beberapa item yang kita minta diperbaiki. Sekarang ini tahap finishing,” ungkapnya.

Pembangunan gedung tersebut membutuhkan anggaran senilai Rp 2.3 miliar yang sumber anggarannya bermuara pada anggaran tugas pembantuan langsung dibawah Kementerian Koperasi. Menurutnya, adanya PLUT ini akan sangat membantu kaitannya para UKM dan Koperasi di Lombok Utara. Pasalnya, UKM dinilai masih belum terkoordinasi dengan baik.

“Kalau menurut saya ini sangat dibutuhkan kalau saya lihat belum terkoordinasi dengan baik UMKM. Kalau kooperasi sih sudah rapi sehingga kementerian membangun itu sebagai wadah,” katanya.

Dijelaskan mantan Kepala BPKAD Lombok Utara ini, bahwa fungsi daripada PLUT yakni menyangkut pembinaan dan konsultasi. Sehingga semua UKM dan koperasi yang ada akan dibantu mulai dari awal sampai akhir, perihal produksi sampai pemasaran. Tercatat ada 5 bidang konsultan yang akan direkrut oleh kementerian melalui tes. Di antaranya, ada konsultan pembinaan SDM, konsultan produksi, konsultan pembiayaan, konsultan keuangan, dan konsultan pemasaran.

“Dari sekian kabupaten kota yang sudah ada, di Lombok Utara masuk sebagai salah satu yang menerima PLUT ini. Sepengetahuan saya KLU yang pertama,” jelasnya.

“Nanti di situlah menjadi dapurnya UKM mau konsultasi segala macam di situ. Ada program-program yang dicuatkan di situ ini langsung yang mengawasi Kementerian Koperasi,” imbuhnya.

Informasi yang ia peroleh, perekrutan konsultan akan dilakukan pada tahun depan oleh Kementerian. Sehingga para konsultan yang akan bertugas akan berkantor di gedung tersebut dan langsung dibawahi olehg Diskoperindag Lombok Utara. Hanya saja, pihaknya enggan memastikan lebih jauh lantaran belum ada komunikasi lanjutan perihal detail struktur kepengurusan PLUT tersebut.

“Sejauh ini kami belum dipanggil terkait pengisian struktur kalau informasinya dulu awal mula pembangunan PLUT, tahun 2020 sudah eksen tapi lebih detail belum kita diarahkan,” pungkasnya.(iko)