in

DPO Pelaku Curas Diringkus Polsek Kopang

kicknews.today -Berakhir sudah persembunyian dari salah seorang Komplotan pelaku Curas inisial SH (40) warga Desa Leming, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Tengah. Selasa (10/12),
Pelaku yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) itu ditangkap oleh anggota Polsek Kopang, Lombok Tengah di rumahnya tanpa perlawanan. Ia ditangkap karena terlibat bersama tiga pelaku lainnya yang sudah ditangkap oleh Satreskrim Polres Lombok Tengah dalam kasus perampokan di wilayah Desa Montong Gamang pada bulan Agustus 2019 lalu.

Kepala Polsek Kopang, Kompol I KT Masmertyasa yang dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan DPO Pelaku curas tersebut.

“Pelaku kita tangkap dirumahnya setelah sempat buron selama 5 bulan. Pelaku saat ini sudah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kompol I KT Masmertayasa di kantornya, Rabu (11/12)

Dijelaskan, penangkapan terhadap pelaku itu dilakukan berdasarkan informasi masyarakat, kemudian anggota melakukan penyelidikan dan langsung melakukan penyergapan terhadap pelaku yang saat itu sedang berada di rumahnya tanpa perlawanan.

“Tiga orang teman pelaku lainnya sudah ditangkap beberapa bulan lalu yakni inisial SP (72) warga Desa Kopang, SB (47) dan MR (44) warga Lombok Tengah. Berkas kasus tiga pelaku itu sudah diserahkan kepada Kejaksaan Negeri Praya,” ujarnya.

Sebelumnya, otak pelaku kasus perampokan yang menimpa korban H Fahrudin (49) warga Desa Montong Gamang pada tanggal 29 Agustus pukul 02.00 wita dini hari itu adalah Bapak Kandungnya sendiri. Setelah Timsus Polres Lombok Timur dan Lombok Tengah berhasil menangkap salah seorang pelaku perampokan dengan identitas SB (45) warga Desa Suradadi, Kecamatan Terara Lombok Timur, Rabu (10/9) di rumahnya tanpa perlawanan.

“Dari keterangan pelaku bahwa diriya melakukan perampokan itu berlima dan atas dasar suruhan dari pelaku inisial HS (72) yang merupakan Bapak kandungnya korban,” ujar Kasatreskrim Polres Lombok Tengah AKP Rafles P Girsang beberapa bulan lalu.

Dijelaskan, dari keterangan Pelaku itu kemudian anggota melakukan penangkapan terhadap pelaku HS yang merupakan ayah kandung korban di rumahnya tanpa perlawanan. Dari keterangan pelaku HS, bahwa dirinya meminta tolong untuk melakukan perampokan di rumah anak kandung itu kepada pelaku MR (47). Namun, pelaku MR sudah tidak bergelut di dunia hitam, sehingga pelaku MR menyuruh pelaku Simbah untuk melakukan perampokan kepada korban dan pelaku MR berhasil ditangkap dirumahnya. Pelaku HS menyuruh para pelaku melakukan pencurian dirumah anak kadungnnya itu, karena latar belakang permasalahan tanah.

“Ketiga pelaku dan barang bukti saat ini sudah diamankan di Polres Lombok Tengah untuk pemeriksaan lebih lanjut dan Dua pelaku lainya saat ini masih buron,” pungkasnya (Ade)