in

Pendaftaran CPNS di KLU Ditutup, Posisi Dokter Spesialis Masih Lowong

Ilustrasi Tes CPNS

kicknews.today – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Utara sudah menutup pendaftaran untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019 ini. Namun dari 6.110 pelamar dari berbagai formasi tersebut, formasi untuk dokter spesialis justru masih lowong. Hal ini diungkapkan oleh Badan Kepegawaian Daerah Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD PSDM) Muhammad Najib, Senin (9/12).

Menurutnya, lebih dari 50 persen pendaftaran pada CPNS tahun 2019 didominasi oleh formasi Guru sedangkan formasi 5 dokter spesialis yang diajukan ke pusat masih sepi peminat, tercatat dari jumlah tersebut hanya 3 orang yang mengajukan administrasi. BKD PSDM Lombok Utara selanjutnya akan melakukan tahapan verifikasi dari total jumlah yang sudah mendaftar.

“Untuk formasi guru saja jumlahnya mecapai 156 guru, sedangkan formasi kesehatan mencapai 60 tenaga kesehatan yang didalamnya juga termasuk dokter spesialis. Terakhir adalah tenaga teknis dengan jumlah penerimaan sebanyak 21 tenaga sehingga total jumlah CPNS tahun ini sebanyak 237 orang,” katanya.

Dijelaskan, dari ketiga pendaftar khusus dokter spesialis itu, mengisi formasi untuk dokter spesialis bedah, kandungan dan penyakit dalam. Sedangkan untuk pendaftar dokter spesialis anak dan anastesi tidak ada yang mendaftar. Sebetulnya, lanjutnya, untuk formasi dokter spesialis tidak dibuka lantaran tidak adanya peminat. Seperti tahun lalu nyaris tidak ada peminat untuk dokter spesialis. Namun, karena kebutuhan RSUD Tanjung untuk menaikkan great sehingga pendaftaran CPNS untuk dokter spesialis dibuka.

“Sekarang ini tahap verifikasi untuk persiapan pengumuman kelulusan adminitrasi pendaftar. Jadwal pengumuman belum turun karena setelah pengumuman nanti ada masa sanggah selama tiga hari dan masa menjawab selama tujuh hari,” jelasnya.

Pada saat pengumuman pendaftar nanti, peserta sudah tidak bisa lagi melengkapi berkas apabila terjadi kekurangan yang mengakibatkan tidak lulusnya tahap administrasi. Maka dari itu, BKD sebelumnya telah membuka jasa konsultasi agar meminimalisir terjadinya kesalahan pada saat pendaftaran dibuka. Kalau dulu pelamar bisa melihat jumlah pelamar yang melamar di isntansi tertentu tapi sekarang tidak bisa.

“Tes akan dilaksanakan Februari 2020 seperti tes SKD dan dilanjutkan tes SKB pada April. Untuk Verifikasi sampai Desember, karena Januari masa sanggah tiga hari bagi pelamar tidak diluluskan ada sanggahan dan masa jawabnya tujuh hari. Itu semua melalui komunikasi via online juga,” pungkasnya.(iko)