in

Lombok Barat jadi Tuan Rumah Balap Sepeda CCI Series XXXI 2019

Race Director CCI Seri XXXI dan Ketua Pengda ISSI Lombok Barat

kicknews.today – Setelah sebelumnya digelar di Wonosari, Gunung Kidul, Jogjakarta dan seri kedua terhelat di Purworejo, Jawa Tengah, lomba balap sepeda popular Customs Cycling Indonesia (CCI) Series XXXI tahun 2019, mendapuk Kabupaten Lombok Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai tuan rumah seri ketiga.

Untuk seri ketiga yang rencananya akan berlangsung selama tiga hari yakni tanggal 6 sampai 8 Desember itu, akan memperebutkan Bupati Cup 2019.

“Kita patut bangga dengan dijadikannya Lombok Barat sebagai tuan rumah CCI ketiga tahun 2019 ini. Apalagi rute lomba yang ditentukan oleh panitia adalah rute yang menjadi target pembangunan kepariwisataan kita,” ungkap Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, Kamis (5/12), saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurutnya, dengan menjadi tuan rumah, Lombok Barat dapat mempromosikan potensi keindahan alam kawasan Sekotong, yang akan menjadi salah satu rute utama dalam penyelenggaraan CCI tersebut.

Sementara Race Director CCI Seri XXXI Bertali, di sela pendaftaran peserta di Bencingah Agung mengungkapkan alasan penentuan Lombok Barat sebagai tuan rumah.

“Kita melakukan survei dua kali di Lombok Barat, langsung jatuh cinta dengan keindahan alamnya, terutama di Mekaki untuk Kelas Mens Elite. Secara keseluruhan di Lombok Barat kita dapat semua,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Bertali, Lombok Barat juga memiliki banyak pilihan rute dengan berbagai kondisi dan tantangan.

“Di sini banyak pilihan untuk rute pendek. Jalannya bagus, tanjakannya lumayan, dan lebih menarik serta dukungan lalulintasnya juga baik,” sebutnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Lombok Barat, Mohammad Ilyas menyebutkan bahwa untuk seri ketiga tahun ini, awalnya CCI akan digelar di Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur. Namun dengan beberapa pertimbangan, gelaran CCI di kabupaten bersimbol Lembuswana itu gagal dihelat.

“Pihak CCI lalu menawarkan ke Pengprov NTB, terutama ke Lombok Barat dan Lombok Tengah. Setelah melakukan survei mengenai jalur yang layak, ternyata pihak CCI lebih suka dengan rute yang ada di Lombok Barat,” jelas Ilyas.

Bagi Pengda ISSI Lombok Barat, melihat arti CCI bagi pembinaan olahraga sepeda terutama untuk mendapatkan bibit muda, even CCI dapat diselenggarakan setiap tahun di Lombok Barat.

“Ini akan mengundang ketertarikan peserta dari luar daerah, bahkan dari luar negeri. Untuk seri ini saja diikuti oleh dua tim dari Malaysia yaitu dari Trengganu dan Selangor,” katanya.

“Ke depan, saya berharap dengan keindahan alam di Lombok Barat bisa dikenalkan juga melalui sport tourism-nya,” imbuh Ilyas.

Untuk diketahui, CCI kali ini rencananya akan diikuti 127 peserta dengan melombakan kategori Men Elite (ME), Men Junior (MJ), Woman Elite (WE), Men Youth (MY), Woman Junior (WJ), dan Woman Youth (WY).

Khusus untuk di Lombok Barat, pihak penyelenggara menambahkan dua kategori yakni Kategori Master A (usia 40-49 tahun) dan Master B (50 Tahun ke atas).

“Ini untuk menampung minat para pebalap dan klub sepeda di NTB. Olahraga ini sudah menjadi olahraga yang familiar dan digandrungi, sehingga kita mengambil aspirasi mereka dengan melombakan dua kategori itu,” ucapnya.

Ajang CCI ini akan melombakan time trial sepanjang 8,5 kilometer (km) di Bypass BIL 2 untuk seluruh kategori, Road Race jarak pendek sepanjang 38,1 km, jarak menengah sepanjang 51,5 dan 64,9 km, dan jarak jauh sepanjang 109,7 km. (red)