in

Bupati Lombok Barat Jelaskan Makna Moderen dalam Pariwisata

Bupati Lombok Barat saat menuju lokasi peletakan batu pertama

kicknews.today – Menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan Kantor Desa Senggigi, Batulayar, Rabu (4/12), Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid menjelaskan makna moderen dalam dunia pariwisata, sebagai “think globally, act locally“.

Dalam peletakan batu pertama sebagai rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu, Bupati menjelaskan bahwa sebagai salah satu daerah wisata terpopuler di Nusa Tenggara Barat (NTB), Senggigi dituntut memberikan pelayanan maksimal kepada para pengunjung yang datang.

Bahkan dalam agama Islam pun, kata Fauzan, yang merupakan agama mayoritas masyarakat Pulau Lombok maupun Indonesia, penghormatan dan memuliakan tamu adalah suatu hal yang harus dilakukan oleh tuan rumah.

“Industri pariwisata merupakan industri yang paling memiliki multiplier effect, terutama yang positif, kalau yang negatif itu tergantung kita. Masyarakat kita tidak boleh terpengaruh, harus berpegang kuat pada ajaran agama dan adat istiadat,” kata Bupati.

Dikatakan, masyarakat sering salah kaprah dalam pemaknaan istilah moderen, yakni sebagai mengikuti cara hidup orang luar tanpa batas.

“Itu salah. Yang benar, modern itu adalah think globally, act locally. Artinya, cara berfikir mendunia namun sikap kita harus tetap sesuai dengan ajaran agama dan adat istiadat,” tandasnya.

“Jangan kebalik, jadi cara berfikir kampungan tapi tingkah laku ikut-ikutan bule,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati berharap peletakan batu pertama pembangunan kantor desa, sebagai rangkaian peringatan Maulid Nabi SAW itu mendapat berkah dari Allah SWT.

“Pada akhirnya bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat se-Desa Senggigi, dan semua pihak yang memiliki kepentingan langsung maupun tidak langsung dengan Pemerintah Desa Senggigi,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Kantor Desa Senggigi yang sedang dibangun ulang itu, dibangun dengan luas 23 × 18 meter persegi dengan kisaran biaya mencapai Rp. 500 juta.

Turut mendampingi Bupati dalam peletakan batu pertama, Camat Batulayar dan Kepala Desa Senggigi serta beberapa pengusaha kontruksi dan pariwisata. (red)

Bupati Lombok Barat saat meletakkan batu pertama pembangunan Kantor Desa Senggigi