in

Disindir di Reuni 212, Ustadz YM: jadi doa khusus buat saya dan TGB

Ustadz Yusuf Mansur dan TGB

kicknews.today – Ustadz Yusuf Mansur (YM) menanggapi ledekan Ustadz Al Habsyi yang menyebut dirinya dan Tuan Guru Bajang ‘apes’ lantaran tak mendapatkan kursi menteri di kabinet kerja Jokowi.

Hal tersebut disampaikan Ustadz Al Habsyi saat memberikan sambutan, di Reuni Akbar 212, di Monas, Jakarta Pusat, pada Senin (2/12).

Mulanya Ustadz Al Habsyi menyindir Menteri Agama Fahcrul Razi yang menurutnya membuat gaduh di awal masa tugasnya.

“Baru dilantik menjadi menteri, bukan bikin teduh, bikin gaduh,” kata Ustadz Al Habsyi sebelumnya dikutip dari detik.com.

Ustadz Al Habsyi kemudian juga meledek Tuan Guru Bajang (TGB) dan Ustadz Yusuf Mansur.

Dari pantauan di media sosial Instagramnya, Ustadz Yusuf Mansur kemudian menanggapi ledekan tersebut. Tak marah, Ustadz Yusuf Mansur justru memuji Ustaz Al Habsyi. Ia mengatakan Ustadz Al Habsyi adalah manusia yang alim.

Hal tersebut menyebabkan setiap kata yang keluar dari mulut Ustaz Al Habsyi pasti sudah dipertimbangkan matang–matang.

“Beliau itu orang alim. Jadi pasti dah penuh pertimbangan bicara itu,” tulis Yusuf Mansur dikutip dari yusufmansurnew.

Ustadz Yusuf Mansur juga menilai perkataan Ustaz Al Habsyi dapat menjadi nasihat dan doa baginya.

“Plus pasti ada kebaikan, positif sekali, InsyAllah jadi nasihat juga buat semya yang mau menerima, dan jadi doa khusus buat saya dan TGB,” tulis Ustadz Yusuf Mansur.

Ustadz Yusuf menjelaskan menurutnya tak ada istilah apes, walaupun ia tak mendapatkan bagian di kabinet menteri Jokowi.

“Kebaikan itu bermacam–macam, keburukan juga bermacam–macam. Buat mereka yang ikhlas dan tulus ikut membangun bangsa dan negara, mana ada juga istilah apes? Mana ada istilah buruk? Mana ada negatif?” tulis Ustadz Yusuf Mansur.

Namun setelah dipantau kembali, unggahan tersebut sudah dihapus dari Instagram yusufmansurnew.

Sementara itu, TGB menanggapi santai sindiran Ustaz Al Habsyi soal tak dapat jatah menteri di kabinet Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin. TGB memilih berbaik sangka.

“Nggak apa-apa. Husnuzan saja. Mungkin beliau terlalu semangat sehingga nyindir sana-sini,” kata TGB dulansir dari detikcom, Senin (2/12).

TGB menegaskan pertimbangannya memilih Jokowi bukan karena urusan jabatan. Dia mengaku bersyukur ikut berjuang memenangkan Jokowi pada Pilpres 2019.

“Kalau saya, pilihan dalam Pilpres itu ya pertimbangannya adalah kemaslahatan bangsa, bukan urusan jabatan, atau mau dapat apa. Saya bersyukur menjadi bagian yang ikut memperjuangkan pilihan saya dengan cara yang baik,” ujar dia. (red.)