in

20 Ribu Bidang Tanah Tersertifikat dalam Program PTSL BPN Lombok Barat

Penyerahan sertifikat secara simbolis oleh Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid

kicknews.today – Sebanyak 20 ribu bidang tanah di Kabupaten Lombok Barat, tersertifikat melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebanyak 1.500 masyarakat yang telah mengajukan pembuatan sertifikat, Sabtu (30/11), memadati Lapangan Kantor Camat Gunungsari untuk menerima penyerahan sertifikat.

Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid yang hadir dalam acara penyerahan, mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih atas kinerja BPN.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Badan Pertanahan Nasional, yang telah mensertifikatkan secara gratis 20 ribu sertifikat melalui program PTSL, hak milik tanah masyarakat kami yang ada di Kabupaten Lombok Barat,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Program PTSL telah dilakukan sejak 2017 yang dimulai dari Kecamatan Narmada, pada tahun 2018 berlanjut di Kecamatan Narmada dan Lingsar, kemudian tahun 2019 ini dilaksanakan di Kecamatan Gunungsari dan beberapa desa di Kecamatan Batulayar dan Gerung.

Sementara tahun 2020 mendatang direncanakan program serupa, akan menyasar 30 ribu sertifikat dengan prioritas di wilayah Kecamatan Gerung dan sekitarnya yang belum mendapat sertifikat.

Menurut Bupati, sertifikat tanah sangat penting dan sangat diperlukan oleh masyarakat. Selain sebagai jaminan kepastian dan perlindungan hukum sebagai bukti kepemilikan, juga dari sisi ekonomi sangat berguna sebagai jaminan untuk pinjaman di perbankan atau lembaga keuangan lainnya.

Di tempat yang sama, Kepala BPN Lombok Barat I Made Aria Sanjaya melaporkan, Tahun Anggaran 2019 ini Program PTSL BPN Lombok Barat telah sesuai target, yakni mencapai mensertifikasi 20.000 bidang tanah.

“Target PTSL Tahun Anggaran 2019 adalah 20.000 bidang tanah, yang dilaksanakan di 18 desa di tiga kecamatan dengan rincian 15 desa di Kecamatan Gunungsari, dua desa di Kecamatan Batulayar, dan satu desa di Kecamatan Gerung. Dari target tersebut telah diselesaikan dengan tuntas, 20 ribu sertifikat yang akan kita bagikan sekarang ini,” ujarnya.

Made Arya menjelaskan, dengan tuntasnya target 20 ribu bidang tanah yang telah tersertifikasi tersebut, maka dari keseluruhan bidang tanah yang berjumlah 267 ribu se-Lombok Barat, sejumlah 198.399 atau 76 persen telah bersertifikat.

“Adapun sisanya nanti akan kita terbitkan sertifikat pada tahun anggaran berikutnya, baik melalui kegiatan PTSL ataupun kegiatan rutin lainnya. Kami sudah mempunyai target pada tahun 2022, seluruh bidang tanah yang ada di Lobar akan sudah tersertifikatkan semua,” tuturnya.

Turut hadir dalam kegiatan penyerahan serifikat, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi NTB, Ketua DPRD Lombok Barat, Kapolres Lombok Bara, perwakilan Polresta Mataram, perwakilan Kodim 1606/Lobar, Kepala BPN se-Pulau Lombok serta beberapa camat dan kepala desa. (red)

Ribuan warga dengan tertib mengambil sertifikat melalui program PTSL BPN Lombok Barat.