in

Massa Aksi Dukung Perubahan Nama Bandara Kepung Kantor Bupati Lombok Tengah

kicknews.today –Ribuan masyarakat dan satri yang tergabung dalam gerakan masyarakat Lombok Tengah Bela Ulama, Pahlawan Nasional, TGH M Zaenuddin Abdul Majid mengelar aksi demo di depan Kantor Bupati Lombok Tengah, Kamis (21/11). Dalam orasinya aksi massa menuntut Pemerintah Lombok Tengah untuk mendukung Pemerintah Pusat meresmikan pergantian nama Bandara Internasional Lombok menjadi Bandara Internasional Zaenuddin Abdul Majid (ZAM) sesuai keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia.

Massa aksi berkumpul di lapangan bundar Praya kemudian berjalan menuju kantor Bupati Lombok Tengah dengan dikawal oleh mobil Patwal Polres Lombok Tengah dan mendapat penjagaan dari anggota Polres Lombok Tengah.

“Keputusan Menteri Perhubungan RI itu sudah tepat, kita punya Pahlawan Nasional dan disematkan di Bandara bernama Bandara Internasional Zaenuddi Abdul Majid (ZAM),” Koordinator Lapangan Himni dalam orasinya.

Dikatakan, tidak masalah Pak Bupati Lombok Tengah Tidak mau menemui masyarakat yang datang hari in. Itu artinya dengan tidak menemuai rakyat, kami salah pilih pemimpin dulu. Jangan jual masyarakat yang tidak setuju, dua kali aksi penolakan yang dilakukan Pemerintah Daerah kami diam.

“Kita disini datang dengan ikhlas dan tergerak hati untuk memperjuangkan nama Maulanasyaikh, kami bukan ASN yang ditekan kepala Dinas, kami bukan massa yang dibiayai Uang APBD, tapi kami massa yang datang secara ikhlas dan seikhlas ikhlas nya” tegasnya.

Koordinator Umum massa aksi, M Samsul Qomar bersama Himni yang menyampaikan pernyataan sikap yakni mendukung Pemerintah Pusat untuk meresmikan nama Bandar Udara Internasional “Zaenuddin Abdul Majid”. Hentikan segala bentuk penolakan terhadap keputusan/kebijakan Pemerintah Pusat. Hentikan eksploitasi Aparatur Sipin Negara, Guru, Pemerintah Desa untuk kepentingan Politik pribadi. Hentikan penggunaan fasilitas Negara untuk melawan Negara dan

“Hentikan Politik adu domba antar organisasi untuk kepentingan kekuasaan,” jelasnya.

Dikatakan, aksi ini untuk memberikan dukungan kepada Pemerintah Pusat terkait SK Kementerian Perhubungan untuk segera di eksekusi dan mendukung nama Bandara Internasional Lombok segera di sematkan menjadi Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid sesuai Keputusan Pusat.

“Mengawal keputusan ini sebagai bentuk Bela Negara karena ini adalah Keputusan Pemerintah resmi dan Maulana Syaikh adalah Pahlawan Nasional. Masyarakat untuk menahan diri dari aktifitas yang dapat merusak citra NTB dan Lombok Tengah pada umumnya,” pungkasnya. (Ade)