in

BPS NTB Gelar Workshop Membaca Data untuk Mencerdaskan Bangsa

Dua narasumber dipandu oleh moderator saat menyampaikan materi dalam workshop wartawan

kicknews.today – Guna menyamakan persepsi dalam membaca data statistik yang akan menjadi konsumsi publik, Rabu (20/11), Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar workshop bertajuk “Membaca Data untuk Mencerdaskan Bangsa”, di Ballroom Cendrawasih Lantai 11 Hotel Golden Palace, Kota Mataram.

Mewakili Kepala BPS NTB, Kepala Bagian Tata Usaha  (Kabag TU) Lalu Supratna dalam sambutannya saat membuka acara mengungkapkan, workshop itu dilaksanakan selain untuk tujuan silaturahmi dengan para jurnalis, juga dalam rangka persamaan persepsi terkait cara membaca data statistik.

“Sesuai Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, diharapkan melalui pertemuan ini akan ada persamaan persepsi, tentang bagaimana cara membaca data yang dikeluarkan BPS untuk dikonsumsi oleh masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, Supratna juga menyampaikan bahwa workshop dilakukan, dalam rangka memberikan wawasan kepada wartawan terhadap data statistik seperti angka kemiskinan, produksi padi, neraca perdagangan, dan data-data ekonomi lainnya.

Lebih jauh pihaknya berharap, agar hubungan antara media massa dengan BPS yang selama ini telah berjalan dengan baik, dapat terus ditingkatkan. Pun wartawan juga diminta untuk terus menjadikan data BPS, sebagai bahan untuk disampaikan ke publik dapat dipertanggungjawabkan kebenaran dan keakuratannya.

“Kami sangat berterimakasih kepada segenap wartawan yang telah menghadiri workshop. Harapan saya, wartawan ke depan dapat menjadikan data BPS sebagai acuan dalam menulis berita, jangan sampai berita yang dibuat ngawur tanpa ada data yang akurat,” kata Supratna.

Untuk diketahui, narasumber yang menyampaikan materi dalam workshop itu di antaranya Kabid Neraca Wilayah dan Analisis Statistik Ir. I Gusti Lanang Putra, Kabid Statistik Distribusi Ir. Lalu Putradi, Kepala Seksi Statistik Industri Ir. Hj. Raehatul Jannah, dan Kepala Bidang Statistik Sosial Arrief Chandra Setiawan, SST, M.Si. (red)