in

Kumac Latih Ratusan Tukang Pembangunan RTG

Para tukang di Lombok Utara saat diberikan pelatihan oleh Kumac (foto: Rico)

kicknews.today – PT. Kumac Platpac House menyelenggarakan pelatihan ke para tukang yang mengerjakan pembangunan Rumah Tahan Gempa (RTG) di Lombok Utara. Bekerjasama dengan Balain Jasa Konstruksi (Jakon) Surabaya, pelatihan digelar di Aula Dinas PUPR KLU, Senin (18/11) kegiatan tersebut notabene guna mengedukasi pun menyertifikasi para tukang.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Alfian Zubair mengungkapkan, kegiatan ini sangat bermanfaat pasalnya daerah tengah berjuang akan pembangunan pasca bencana, dengan dilatihnya para tukang, akan memudahkan kerja pokmas yang menerima manfaat.

“Jadi kalau ada pelatihan seperti ini jelas alurnya, dan untuk RTG khusus Kumac itu bagaimana dia bisa jelas,” ungkapnya.

Pihaknya mengatakan, bagi aplikator RTG lainnya seperti RIKO, RIKA, dan RISBA jika ingin melakukan pelatihan serupa dipersilakan. Karena menurutnya Dinas PUPR hanya menjembatani sehingga lebih baik idealnya dilakukan pelatihan tersebut.

“Silakan kami membuka diri karena yang menginisiasi mereka. Kami menyambut baik dan kita hanya memfasilitasi, mereka (tukang) kekurang informasi keterampilan ini akan meningkatkan kompetensinya,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur PT. Kumac Platpac House Hun Hanie menjelaskan, pihaknya memberikan pelatihan dan sertifikasi untuk tukang RTG. Pelatihan ini dilakukan selama 2 hari dan ini rencananya akan dilangsungkan secara continue. Namun, yang diunggulkan yaitu bagaimana para tukang yang notabene masyarakat asli Lombok Utara dapat memahami produk Kumac.

“Yang ikut memang hanya 100 tetapi malah ini lebih dari itu. Jadi antusias masyarakat terhadap persolan pertukangan ini sangat bagus manyambut tekhnologi ini. Dan ini adalah tahap pertama yang kita lakukan. Dan seterusnya kita tetap. Karena memang tujuannya bagaimana mewujudkan pembangunan RTG,” jelasnya.

Produk yang dimaksud, lanjut Hanie, seperti pengganti kalsibot hingga dinding yang ramah lingkungan. Kumac dalam hal ini juga sudah menggandeng Bumdes se-KLU sebagai pemasaran sehingga nantinya diharapkan ada multiplayer effect perihal kegiatan tersebut.

“Makanya saat ini kita sedang meluncurkan alternatif lain sebagai pengganti kalsibot. Jadi kita punya namanya KUMAC semen, kan anggaran untuk dinding RTG ini Rp 10 juta. Jadi kalau mereka pakai bahan KUMAC yang pakai semen ini, mereka cukup membayar Rp 8,5 juta,” ucapnya.

“Tetapi juga untuk semua jenis RTG. Karena memang mereka ini sudah punya keahlian tukang. Tinggal persolan sertifikasi aja untuk pelatihan RTG. Cuman kita hanya memfasilitasi bahan bahannya aja nanti dengan mengkombainkan dengan semua RTG,” pungkasnya.(iko)