in ,

Kalah di Kandang Sendiri, Perslobar Diyakini Mampu Balikkan Keadaan

Para pemain kedua tim bersalaman usai berlaga di Stadion GOR Turide Mataram

kicknews.today – Berlaga di Gelanggang Olahraga (GOR) Turida, Mataram, Senin (18/11), tim Perslobar Lombok Barat harus mengakui keunggulan tim Perseden Denpasar, Bali, dengan skor 1-2. Namun demikian, Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid optimis anak-anak besutan pelatih Sudiarto itu, akan mampu membalikkan keadaan pada laga berikutnya.

“Kita masih ada harapan, dan melihat jalannya permainan tadi beberapa kali tendangan pemain kita mengenai tiang gawang. Saya rasa Perslobar tadi mainnya bagus,” ungkap Fauzan yang turut menyaksikan laga perdana Liga 3 Region Bali-Nusra itu.

Dari pantauan media, tampak Bupati langsung turun dari tribun menghampiri para pemain Peralobar, sesaat setelah peluit panjang wasit berbunyi menandai berakhirnya pertandingan.

Dengan penuh humanis dan laiknya seorang bapak kepada anak-anaknya, Bupati berbaur dengan para pemain yang bercucuran keringat, sembari memberi motivasi dan keyakinan untuk bangkit.

“Dalam sebuah pertandingan, sudah pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Tapi yakinlah bahwa kekalahan hari ini, merupakan kemenangan yang tertunda,” ucap Bupati.

Bupati juga meminta kepada masyarakat Lombok Barat, untuk mendukung dan mendoakan tim kesayangan masyarakat Lombok Barat itu, agar pada laga kedua tanggal 23 November nanti menampilkan permainan yang lebih maksimal.

Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid wawancara usai menyaksikan laga Perslobar versus Perseden Denpasar

Untuk diketahui, dengan disaksikan ribuan supporter yang memadati tribun penonton, hingga pertengahan babak kedua Perslobar tidak mampu mengejar defisit dua gol, yang dicetak pemain Perseden Fajar Ferdy Saputra di menit 31′ dan I Made Antha Wijaya di menit 61′. Sementara gol bagi Perslobar baru tercipta pada menit 77′ oleh Rudi Hartono.

Sementara saat ditemui usai laga, pelatih Perslobar Sudiarto mengatakan bahwa persiapan yang minim menjadi salah satu faktor utama, kurang maksimalnya penampilan anak-anak Perslobar sore itu.

“Durasi pengumuman kita masuk pada Liga 3 sangat berdekatan. Jadi, tim kami tidak punya waktu yang cukup untuk persiapan, kebanyakan pemain dalam kondisi capek,” tutur Sudiarto.

Namun demikian, Sudiarto tidak mau larut terlalu dalam dengan kekalahan anak-anak asuhnya. Dia berjanji untuk membenahi timnya di semua lini pada laga tandang (di kandang Perseden), pada tanggal 23 November nanti.

“Pemain tengah juga akan kita evaluasi dan kita maksimalkan, sehingga penguasaan bola bisa dimanfaatkan untuk kemenangan. Kami optimis leg kedua bisa menang,” katanya meyakinkan. (red)

Pelatih Perslobar Lombok Barat Sudiarto saat diwawancarai media usai laga