in

Ajukan Surat Penangguhan, Kades Kuta Lombok Tengah Masih Ditahan

kicknews.today –Forum Kepala Desa (FKD) Lombok Tengah dan kuasa hukumnya serta Pemerintah Desa Kuta, Kecamatan Pujut sudah mengajukan surat penahanan terhadap Kades Kuta, Mirate yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen sporadik tanah kepada pihak Polres Lombok Tengah beberapa waktu lalu. Namun, hingga saat ini surat penangguhan yang diajukan atas penahananbya itu masih belum ada jawaban dari Polres Lombok Tengah dan Kades Kuta masih ditahan.

“Kades Kuta masih kita tahan, surat penangguhan yang diajukan itu masih dipelajari oleh Bapak Kapolres Lombok Tengah,” ujar Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Rafles P Girsang di kantornya, Selasa (12/11).

Dijelaskan, bahwa berkas dokumen perkara kasus yang menjerat Kades Kuta, Mirate tersebut, sudah diajukan kepada pihak Kejaksaan Negeri Praya sejak Minggu yang lalu. Namun, hingga saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari Kejaksaan, apakan masih ada kekurangan atau tidak terha

“Kalau tidak ada kekurangan dan sudah P21, baru akan dilanjutkan ke tahap dua yakni penyerahan tersangka dan barang bukti dalam waktu dekat,” jelasnya.

Dikatakan, jumlah saksi yang diperiksa dalam kasus dugaan pemalsuan sporadik tanah seluas 2,9 Hektare si wilayah Desa Kuta tersebut sekitar 9 saksi termasuk tersangka.

“Kita juga akan periksa saksi ahli dari Badan Pertanahan Nasional (BPN),” pungkasnya.

Tepisah, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Praya, I Made Deady Permana Putra mengatakan, bahwa pihaknya sudah menerima berkas tersangka kasus dugaan pemalsuan dokumen sporadik tanah yang diajukan pihak Polres Lombok Tengah tersebut dan pihaknya masih melakukan pemeriksaan.

“Waktu kita 14 hari untuk melakukan penelitian dan saat ini berkasnya masih kita teliti,” pungkasnya. (Ade)