in

Polres Lombok Timur Bongkar Sindikat SK Honda Bodong

kicknews.today –Polres Lombok Timur berhasil membongkar sindikat pembuat Surat Keputusan (SK) Tenaga Honor Daerah (Honda) bodong yang terjadi dilingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Pelaku yang berhasil tangkap inisial,TH (53) warga Lenek, Rabu (7|11) sekitar pukul 12.30 wita. Selain itu, dua saksi juga diamankan untuk diminta keterangan terkait kasus dugaan SK Honda bodong tersebut.

Kapolres Lombok Timur melalui Kasat Reskrim, AKP I Made Yogi Purusa Utama, SE,SIK saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya mengamankan pelaku pembuat SK Honda bodong, karena adanya laporan mengenai masalah tersebut.

“Pelaku kini sedang menjalani pemeriksaan penyidik Polres Lombok Timur,” tegas AKP Yogi.

Ia menjelaskan, pelaku diduga ‎memalsukan SK pegawai Honor Daerah atas nama anak kandungnya sendiri dengan cara mencontoh SK asli, kemudian dibawa ke percetakan dengan bantuan kepada orang lain inisial SL bertugas sebagai editor.

“Setelah SK tersebut selesai dikerjakan, kemudian dicetak dan di Stempel atas nama Bupati Lombok Timur,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, kejadian ini terungkap berawal dari kecurigaan dari Dinas Pariwisata Lombok Timur tentang adanya SK pengangkatan pegawai Honor Daerah. Sehingga Dinas Pariwisata menghubungi Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lombok Timur dengan tujuan meminta konfirmasi dengan adanya SK tersebut yang dikeluarkan, namun pihaknya mengaku tidak pernah mengelurkan SK Honor Daerah dilingkungan Dinas Pariwisata tersebut.

“BKPSDM dan Dinas Pariwisata Lombok Timur melapor ke Polres Lotim dengan membawa SK yang diduga Palsu,” ujarnya.

Lebih jauh Yogi meminta kepada tenaga honda maupun masyarakat umum yang menjadi korban dalam kasus SK Honda di Lombok Timur. Berharap kepada masyarakat melaporkan kepada pihaknya untuk kemudian akan ditindaklanjuti laporan itu dengan tentunya akan memproses oknum yang bermain dalam kasus tersebut, tanpa pandang bulu.

“Identitas pelapor dari tenaga honda maupun masyarakat umum akan kami rahasiakan dan tidak boleh takut, silahkan datang ke Polres Lombok Timur,” pungkasnya (Sul)