in

SK Honda Bodong Ditemukan di Lombok Timur

kicknews.today –Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lombok Timur menemukan Surat Keputusan (SK) Honor Daerah (Honda) bodong yang dipegang oleh satu satu Tenaga Honor Daerah (Honda) di Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Timur. Demikian ditegaskan Kepala BKPSDM Lombok Timur, HM.Isa , Rabu (6|11).

“Kami temukan SK Honda bodong di Dinas Pariwisata Lombok Timur,” tegasnya.

Ia menjelaskan dalam SK Honda Bupati No.827|821.3|546|BKPSDM|2019 tentang pengangkatan tenaga Honorer Daerah di Lombok Timur yang bodong tersebut. Dengan tanggal dikeluarkan 23 Oktober 2019 yang ditandatatangani Bupati Lombok Timur dan cap stempel.

Dimana terdapat kejanggalan dalam SK tersebut diantaranya tenaga honda memiliki golongan IIA. Sehingga inilah yang membuat curiga, apalagi dalam SK yang diterbitkan untuk honda berbeda, dimana Bupati hanya ttd saja, karena yang mendatangani adalah dirinya selaku Kepala BKPSDM.‎

“Masak ada tenaga honda menempati ruang golongan IIA dalam SK tersebut, ini sudah tidak benar,” ujarnya.

Lebih lanjut Isa menambahkan pihaknya langsung memanggil honda yang bersangkutan untuk menjelaskan darimana dapat SK tersebut. Namun menurut honda itu saat dipanggil tidak mengetahui karena diberikan orang tuanya.

Begitu juga orang tuanya kami panggil darimana mendapatkan SK bodong tersebut, akan tapi tidak bisa memberikan keterangan dengan jelas. Akan tapi kami akan tetap untuk melakukan investigasi dan mencari tahu darimana mendapatkan SK tersebut.

“Apakah nanti akan dilaporkan ke aparat penegak hukum kasus SK bodong ini tergantung dari Bupati, tapi yang jelas pihaknya akan terus melacak siapa orang yang bermain dibalik SK tersebut,” tandasnya.

Sementara saat ditanya apakah ada orang dalam BKPSDM yang bermain dalam SK yang ditemukan tersebut, Kepala BKPSDM Lombok Timur itu mengatakan belum mengetahui secara pasti, sehingga masih kami selidiki juga. Karena kemungkinan besar juga ada SK bodong yang menyebar, maka inilah tugas pihaknya untuk mencari tahu oknum yang bermain dalam kasus tersebut, agar bisa terbongkar semuanya.

“Saya dikatakan bermain, tapi dengan tegas saya membantah tuduhan tersebut, dengan justru kami menemukan SK bodong tersebut,” pungkasnya. (Sul)