in

Pengedar 112,55 Gram Sabu Diringkus Polres Lombok Tengah

kicknews.today – Anggota opsnal Satresnarkoba Polres Lombok Tengah, Rabu (6/11) sekitar pukul 01.30 wita berhasil meringkus terduga pengedar narkoba jenis sabu seberat 112,55 gram yang selama ini meresahkan masyarakat. Pelaku yakni SH (27) warga Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur.

Kepala Satresnarkoba Polres Lombok Tengah, AKP Dhafid Shiddiq yang dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan terduga penjualan barang haram tersebut.

“Iya benar, pelaku kita tangkap didepan kuburan jalan raya Desa Penujak Kecamatan Praya Barat,” ujar AKP Dhafid Shiddiq di kantornya, Rabu (6/11).

Ditegaskan, selain berhasil mengamankan terduga pelaku, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti satu bungkus poket kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat 112,55 gram dan satu unit Handphone yang diduga digunakan untuk komunikasi dalam transaksi jual beli barang haram tersebut.

“Pelaku dan barang bukti sudah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Barang bukti cukup banyak yakni 112,55 gram,” ujarnya.

Dijelaskan, bahwa pelaku ini ditangkap berdasarkan informasi dari masyarakat yang ada disekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dimana warga sekitar melihat ada orang asing atau tidak dikenal yang dicurigai nongkrong didepan kuburan Karang Daye Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah. Kemudian berdasarkan informasi tersebut kuat dugaan bahwa orang tersebut terindikasi akan melaksanakan transaksi narkoba.

“Dari hasil penyelidikan benar terdapat seorang laki-laki yang gerak-gerik nya mencurigakan sedang duduk di TKP. Sehingga anggota langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan badan namun tidak ditemukan barang bukti,” jelasnya.

Lebih lanjut, anggota yang tidak mau kecolongan, kemudian melakukan penyisiran disekitar TKP dan ditemukan dibawah tumpukan batu bata berupa kantong plastik warna hitam berisikan sebungkus plastik berisikan kristal bening diduga narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu yang berjarak sekitar 3 meter dari tempat tersangka duduk tersebut.

“Pada saat diintrograsi tersangka mengakui bahwa barang haram itu akan diantarkan kepada pemesan atas nama inisial BD yang saat ini sedang kita buron,” ujarnya.

“Atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 112 atau Pasal 114 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara,” pungkasnya. (Ade)