in ,

DORNA Optimis Sirkuit Mandalika jadi yang Terindah

Ceo dan Sporting Director DORNA saat kunjungan di lokasi pembangunan Sirkuit Mandalika, Kuta, Lombok Tengah

kicknews.today – Dorna Sport SL (DORNA) selaku pemegang hak siar MotoGP, antusias dan sangat optimis bahwa Mandalika International Street Circuit (Sirkuit Mandalika), merupakan konsep street circuit yang pertama dan terindah. Hal itu diungkapkan Chief Executive Officer (Ceo) DORNA Carmelo Ezpeleta didampingi Sporting Director DORNA Carlos Ezpeleta, Senin (28/10), saat meninjau secara langsung pembangunan Sirkuit Mandalika.

“Saya puas setelah melihat progres pembangunan Sirkuit Mandalika. Saya sangat antusias dengan Sirkuit Mandalika, karena merupakan sirkuit dengan konsep street race yang pertama, tapi dilengkapi fasilitas selayaknya sirkuit permanen, seperti CoEx building dengan paddock, hotel, dan rumah sakit,” ungkap Carmelo.

“Saya sangat optimis sirkuit ini dapat menjadi sebuah icon, karena merupakan street circuit yang pertama dan indah sekali,” imbuhnya.

Rasa optimis Carmelo bukan tanpa alasan, namun hal itu karena Sirkuit Mandalika dibangun di tengah kompleks pariwisata The Mandalika, yang menyediakan pemandangan indah ke bukit-bukit dan pantai. Dimana sirkuit memiliki panjang 4,31 km dan 17 tikungan.

Carmelo juga optimistis MotoGP Mandalika di Kuta, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) akan diramaikan banyak penonton, karena Indonesia merupakan salah satu negara dengan basis penggemar MotoGP yang besar.

“Selain mendatangkan keuntungan bisnis, keuntungan lain yang nantinya diperoleh dari terselenggaranya MotoGP di The Mandalika, adalah munculnya pebalap-pebalap muda dari Indonesia,” tandasnya sembari menambahkan bahwa Dorna Sports juga melakukan pembinaan terhadap talenta muda melalui ajang Asian Talent Cup.

Senada dengan Carmelo, Sporting Director DORNA Carlos Ezpeleta juga mengungkapkan apresiasi tinggi, setelah berkeliling melihat progres Sirkuit Mandalika.

“Hari ini kami senang sekali dapat melihat progres konstruksi Sirkuit Mandalika. Meski desain masih dalam proses konfirmasi, namun pembangunan sirkuit sudah jelas kelihatan, dan kami yakin dengan kerja keras MGPA dalam 18 bulan ke depan, konstruksi dapat diselesaikan dan MotoGP dapat diselenggarakan di Indonesia,” jelasnya.

“Kami sangat menanti untuk datang kembali ke Indonesia, negara yang penting untuk olahraga motor karena jumlah fan base yang sangat besar,” tambah Carlos.

Menurutnya, penyelenggaraan MotoGP di Indonesia yang mengambil lokasi di sebuah kawasan pariwisata, merupakan cara cerdas untuk mempromosikan Indonesia dan The Mandalika, Lombok, NTB sebagai sebuah tujuan pariwisata di dunia.

“Selain itu, membawa kembali MotoGP ke Indonesia, merupakan sebuah pemberian yang indah dari pemerintah kepada rakyat Indonesia, mengingat Indonesia memiliki fan base olahraga balap motor yang sangat besar,” ujarnya.

“Kami yakin MotoGP di Indonesia akan sukses, sold out dan mendatangkan banyak wisatawan ke Indonesia,” lanjutnya.

Sementara Direktur Utama PT. Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M. Mansoer, selaku perusahaan pengembang pariwisata Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus  (KEK) Mandalika Resort, memastikan progres pembangunan Sirkuit Mandalika akan selesai sesuai jadwal.

“Pada kunjungan pertama DORNA ke lokasi Sirkuit Mandalika ini, kami memperlihatkan kepada DORNA progres pembangunan Sirkuit Mandalika, dan memastikan bahwa pembangunan akan selesai sesuai jadwal sehingga Sirkuit Mandalika dapat masuk ke kalender MotoGP 2021,” kata Abdulbar.

“Kami juga menyampaikan rencana kerja MGPA (Mandalika Grand Prix Association, red), dalam menggalang kerjasama dengan berbagai stakeholders untuk kesuksesan penyelenggaraan MotoGP 2021,” lanjutnya.

Sijelaskan, saat ini pembangunan Sirkuit Mandalika memasuki tahap ground working badan jalan, yang telah mencapai 30 persen. Pengaspalan badan jalan akan dimulai pada Januari 2020, sebelum kemudian dilanjutkan dengan upgrading permukaan badan jalan menjadi lintasan balap.

Karenanya, ITDC dan MGPA memastikan pembangunan sirkuit dapat terselesaikan akhir tahun 2020, sehingga dapat menjamu tes pra-musim 2021 yang diperkirakan berlangsung pad Februari atau Maret 2021 sebelum musim balap 2021 dimulai.

“Ini bukan proyek ITDC saja tapi proyek Indonesia. Dalam proses pembangunan Sirkuit Mandalika ITDC tidak akan bekerja sendirian, sehingga pembangunan Sirkuit Mandalika pasti selesai,” terangnya.

Abdulbar menilai, Indonesia telah membuktikan diri mampu menyelenggarakan Asian Games, sebagai ajang olahraga terbesar kedua setelah Olimpiade.

“Nah, MotoGP memiliki penggemar yang besar, setiap minggunya ajang MotoGP ditonton hampir 430 juta pemirsa televisi di seluruh dunia, dan ini akan memberikan country branding dan benefit yang besar bagi Indonesia,” tandasnya.

Untuk diketahui, selain melakukan peninjauan pihak DORNA juga menggelar pertemuan, yang dihadiri Direktur Utama PT. ITDC Abdulbar M. Mansoer dan Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC Ngurah Wirawan, perwakilan Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, perwakilan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Tim MGPA yakni unit usaha ITDC yang mengelola Sirkuit Mandalika. (red)