in ,

FEBI UIN Mataram Gelar Konferensi Internasional Bisnis di Era Ekonomi Digital

Pemukulan Gendang Beleq WR I UIN Mataram, Dekan FEBI, Kepala BI dan OJK NTB menandai pembukaan ICFBB FEBI UIN Mataram

kicknews.today – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, mendapat kehormatan menggelar konferensi berskala internasional. Mengusung tema “Business and Banking Opportunities-Challenge in Digital Economy Era“, kegiatan bertajuk “Internasional Conference on Internasional on Finance Business and Banking” itu, dihelat selama tiga hari mulai 21-23 Oktober 2019.

Untuk pertama kalinya sejak berdiri pada Juli 2017, kegiatan berskala interasional terselenggara di NTB oleh Fakultas Ekonomi dan Bisinis Islam (FEBI) UIN Mataram. Tidak tanggung-tanggung kegiatan tersebut melibatkan tiga negara di dunia dalam tajuk Internasional Conference on Internasional on Finance Business and Banking.

Mewakili Rektor UIN Mataram, Wakil Rektor 1 Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag. dalam sambutannya saat acara pembukaan di Hotel Lombok Raya Mataram, Senin (21/10), mengapresiasi pelaksanaan konferensi internasional tersebut, sebagai suatu upaya yang rahmatan lil âlamîn.

“Semoga di antara visi besar FEBI UIN Mataram adalah internationalized program, yaitu upaya penguatan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang berbasis pada isu dan perkembangan internasional-global dalam bidang ekonomi, keuangan, dan bisnis dapat terlaksana sesuai harapan,” ungkapnya.

Dikatakan, langkah yang perlu diambil untuk mencapai visi besar tersebut adalah melakukan pemetaan, atas perkembangan kajian akademik yang ada dalam dunia bisnis, keuangan, perbankan, dan ekonomi.

“Pemetaan ini dianggap penting sebagai pijakan, untuk mengambil kebijakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang tidak hanya menampung masalah lokal-regional, namun juga menjawab tantangan dunia internasional-global,” jelas Prof. Masnun.

Untuk diketahui, konferensi internasional yang digelar FEBI UIN Mataram itu bekerjasama dengan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Shah Alam Selangor Malaysia, University of Glasgow Skotlandia, Bank NTB Syariah, dan Bank BNI Syariah.

Selain terhelat di Hotel Lombok Raya, konferensi internasional itu juga mengambil lokasi di Aula Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI). Hadir selaku narasumber, Dr. Koe Wei Lan dan Dr Idris Othman dari UiTM, Dr. Ramona Blanes University of Glasgow, Prof. Rifki Ismal, M.A., Ph.D. dari DEKS BI, Henry F Jusuf, M.A. dari World Halal Industry and Trade Aliance, dan Sekjen Masyarakat Ekonomi Syariah Edy Setiadi.

Dekan FEBI UIN Mataram Dr. Amir Aziz, M.Ag. menyebutkan, selain dihadiri presenter artikel ilmiah sebanyak 46 orang dengan 23 artikel, dari UIN Mataram dan beberapa perguruan tinggi negeri dan swasta (PTN-S) se-Indonesia, juga dihadiri para dekan, wakil dekan dan dosen FEBI berjumlah 65 orang dari 30 PTKIN di Indonesia.

Tidak itu saja, hadir pula para pimpinan perbankan, BPR, BMT, industri keuangan non bank syariah, perwakilan seluruh universitas yang ada di NTB, pengusaha, asosiasi dan himpunan pengusaha, hotel syariah yang ada di NTB, dan instansi pemerintah baik provinsi dan kabupaten/kota.

“Total peserta yang hadir sejumlah 350 orang,” sebut Amir Aziz.

Dalam laporannya Dekan FEBI menyampaikan bahwa kegiatan itu, merupakan pertemuan akademisi, peneliti, praktisi serta pemerhati ekonomi, bisnis dan keuangan.

“Kehadiran tokoh intelektual dalam bidang ekonomi ini diharapkan dapat mengurai masalah, peluang, dan tantangan ekonomi lokal-regional Nusa Tenggara Barat, dengan mengadopsi teori-konsep internasional,” terangnya.

“Tentunya dibutuhkan keterlibatan semua pihak dalam mendesain struktur dan sistem ekonomi secara komprehensif,” tambahnya.

Demikian pula, lanjutnya, termasuk bagaimana upaya sistematis keberadaan UIN Mataram, untuk mampu mendatangkan para tamu untuk berwisata di Lombok.

Di akhir laporannya, ia menyampaikan di antara simpulan hasil konfrensi itu yakni menghasilkan rekomendasi, terkait pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di NTB, pengembangan industri halal NTB serta pengembangan kurikulum ekonomi syariah.

“Diharapkan dengan adanya rekomendasi tersebut, dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam merancang dan menjalankan program-program, terkait pengembangan ekonomi syariah dan industri halal di NTB,” tandasnya. (red)

Foto bersama keynote speaker, narasumber, Kepala KPW BI Provinsi NTB, Wakil Rektor I UIN Mataram, Asisten II Bidang Ekonomi, Ketua OJK, dan Dekan FEBI UIN Mataram