in

Polisi Ringkus Tiga Penjual Sabu di Lombok Tengah

kicknews.today– Anggota Satresnarkoba Polres Lombok Tengah, Sabtu (12/10) kembali berhasil menangkap terduga pelaku kasus Narkoba yang selama ini meresahkan masyarakat . Pelaku yang ditangkap karena diduga menjual sabu itu yakni inisial AW (32) warga Desa Beleka, Kecamatan Praya Timur, inisial SH (31) dan SP (22) warga Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah

Kepala Satresnarkoba Polres Lombok Tengah, AKP Dhafid Shiddiq yang dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan terduga tiga pelaku penjual barang haram tersebut.

“Para pelaku dan barang bukti sudah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKP Dhafid Shiddiq di kantornya, Sabtu (12/10).

Adapun barang bukti yang diamankan dari pelaku SH dan SP diantaranya satu poket kristal bening diduga Narkotika Golongan I jenis Sabu, tiga buah Korek Api, dua plastik kosong bungkus gula pasir, dua buah HP dan uang sebesar Rp 400 ribu lebih yang diduga hasil penjualan barang haram tersebut.

“Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 114 ayat 1 dan atau 112 ayat 1 dengan ancaman 4 Tahun penjara,” ungkapnya.

Dijelaskan, penangkapan terhadap pelaku penjual sabu itu dilakukan berdasarkan informasi masyarakat, bahwa di rumah pelaku sering digunakan sebagai lokasi transaksi narkoba. Kemudian anggota melakukan penyelidikan dan penggrebekan terhadap para pelaku di rumahnya.

“Anggota menemukan barang bukti berupa satu poket sabu di kantong saku celana pelaku,” ujarnya.

Selanjutnya, anggota melakukan pengembangan berdasarkan keterangan para pelaku, bahwa barang haram itu di dapat dari pelaku inisial AW yang merupakan warga Desa Beleka. Kemudian anggota langsung melakukan menangkap pelaku dan penggrebekan terhadap pelaku AW di rumahnya tanpa perlawanan. Namun, tidak ada sabu yang ditemukan, anggota hanya menemukan barang bukti berupa rangkaian alat hisap sabu dan 12 bendel plastik. Sehingga pelaku AW langsung dibawa ke Polres Lombok Tengah untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Kasus ini masih kita kembangkan untuk menangkap jaringan pelaku lainnya,” pungkasnya. (Ade)