in

Optimis, Bhayangkari Sebut Gerakan Perempuan dapat Gemparkan Dunia

Ketua Bhayangkari Cabang Bima Kabupaten saat menjadi narasumber pada diskusi publik "Apa Kabar Perempuan NTB"

kicknews.today – Kehebatan kaum perempuan tidak dapat dipandang sebelah mata. Bila perempuan telah bergerak, maka gerakan itu dapat menggemparkan dunia. Hal itu diungkapkan Ketua Bhayangkari Cabang Bima Kabupaten, Kamis (10/10), saat hadir sebagai pembicara dalam Diskusi Publik “Apa Kabar Perempuan NTB”, yang digelar Forum Peduli Perempuan, Anak dan Kelompok Marginal (Forpakem) Nusa Tenggara Barat (NTB).

Diskusi publik tersebut dihelat dalam rangka refleksi satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah-Hj. Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi) dalam perspektif kesejahteraan perempuan di Provinsi NTB, yang digelar di Ruang Pejanggik Hotel Lombok Raya Mataram.

Ketua Bhayangkari Cabang Bima Kabupaten yang akrab disapa Lina Bagus, merasa beruntung mewakili Ketua Bhayangkari Daerah NTB Dra. Hj. Shinta Nana Sudjana, sehingga dapat berdiskusi dan bersinergi dengan perempuan-perempuan hebat NTB.

“Ketua Bhayangkari Daerah titip salam dan doa, untuk semua ibu-ibu atau perempuan hebat yang hadir di ruangan ini. Hari ini beliau belum bisa bergabung bersama kita di sini, karena beliau masih mengikuti kegiatan lintas angkatan di Jakarta,” kata Lina Bagus.

Menanggapi berbagai andil para aktivis perempuan baik secara kelembagaan ataupun organisasi, istri Kapolres Bima Kabupaten itu mengatakan bahwa gerakan Bhayangkari tidak ada apa-apanya.

“Apa yang kami lakukan itu masih sangat kecil sekali, yang kami lakukan belum ada dampaknya sama sekali, dibanding apa yang sudah dilakukan perempuan-perempuan di luar seperti ibu-ibu,” ujarnya.

“Saya beruntung bisa bertemu dengan perempuan-perempuan hebat NTB seperti ibu-ibu ini. Saya yakin kalau perempuan-perempuan hebat seperti ibu-ibu telah bergerak, dunia akan gempar,” tandasnya.

Dikatakan, pada dasarnya program kerja Bhayangkari lebih banyak bergerak di bidang kegiatan sosial.

“Kami biasanya bekerjasama dengan puskesmas untuk melakukan pengecekan dini kanker payudara dan pemeriksaan ISPA. Biasanya kegiatan ini kami lakukan saat hari ulang tahun Bhayangkari. Kami minta bantuan kepada para Bhabinkamtibmas dan kepala desa, untuk mendatangkan ibu-ibu dan remaja putri,” tuturnya.

“Satu lagi yang kami juga sudah lakukan, adalah melakukan jemput bola untuk pembuatan akta kelahiran. Dalam hal ini kami banyak dibantu oleh para Bhabinkamtibmas, untuk mendata yang akan dibuatkan akta kelahiran,” imbuhnya.

Sementara terkait adanya usulan dari peserta diskusi dalam menjalin kerjasama, pihak Bhayangkari memberikan respon positif untuk bersinergi.

Alhamdulillah, kami membuka lebar apabila ada organisasi-organisasi perempuan, yang ingin mengajak kami untuk bekerjasama, kami sangat senang sekali,” ucapnya.

Untuk diketahui, diskusi publik itu dibuka langsung oleh Wakil Gubernur NTB Hj. Sitti Rohmi Djalilah. Sementara para pemateri lain yang dihadirkan di antaranya Kepala Dinas P3AP2KB Provinsi NTB, Sekretaris Bappeda Provinsi NTB, akademisi, dan aktivis LSM perempuan. (red)