in

Pemkab Lombok Barat Bangun Akses Transportasi Antar Desa di Kecamatan Lingsar

Bupati Lombok Barat dan Kepala PUPR Lombok Barat saat meninjau lokasi pembangunan akses transportasi di Kecamatan Lingsar

kicknews.today – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat akan membangun akses transportasi, berupa jalan dan jembatan yang menghubungkan Desa Saribaya dan desa-desa sekitarnya. Hal itu disampaikan Camat Linsar Jamaluddin, Selasa (8/10), usai mendampingi Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid dan dinas terkait meninjau lokasi pembangunan.

“Dengan adanya jalan dan jembatan ini, diharapkan dapat mempermudah akses transportasi masyarakat, yang nantinya akan mendongkrak pelayanan, karena daerah utara Kecamatan Lingsar akan lebih mudah menuju ke Kantor Camat,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Jamaluddin, jalan dan jembatan yang akan dibangun tersebut, juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, dalam sirkulasi jual beli hasil pertanian dan perkebunan.

“Pun menjadi akses wisata dan pendidikan, serta pelayanan masyarakat lebih mudah dijangkau,” ujarnya.

Dikatakan, untuk saat ini akses pelayanan publik cukup terkendala, dimana dari desa-desa di Kecamatan Lingsar bagian utara, membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk sampai ke pusat kecamatan.

“Belum terhitung macet di Pasar Endut. Nah, kalau jembatan sudah jadi, 10 menit juga nyampai, bisa kurang malah,” ucapnya.

Dijelaskan, jalan dan jembatan yang rencananya akan dibangun pada tahun anggaran 2020 itu, nantinya akan menghubungkan Desa Saribaye dan Desa Karang Bayan, dengan dimensi bentangan jembatan yang akan mengikuti lebar Sungai Jangkuk yakni 60 meter. Sementara untuk akses jalan rencananya akan dibangun sepanjang 1 km dan lebar badan jalan 6 meter.

Lebih jauh dibeberkan, khusus di wilayah Desa Saribaye, lokasi jalan melewati delapan tanah warga yang enam di antaranya dihibahkan oleh warga Desa Saribaye. Sedangkan dua tanah lainnya merupakan tanah milik Krama Pura Karang Sempalan dan Krama Pura Segare, yang hingga saat ini masih dalam tahap negosiasi.

“Pada sisi Desa Karang Bayan, area yang akan dilewati adalah tanah milik Pemda Provinsi NTB, dan akan segera dimohonkan pemanfaatannya,” jelasnya.

“Adapun sumber pembangunan jalannya diharapkan dari APBD Lobar tahun 2020, dan untuk konstruksi jembatan diharapkan dari APBD Provinsi dan dana Pusat,” imbuhnya.

Dituturkan, lokasi jembatan lainnya yakni lokasi rencana jembatan gantung, yang akan menghubungkan Desa Saribaye dan Desa Sigerongan.

“Ini sudah lama diimpikan oleh masyarakat. Harapannya semoga hal ini bisa terwujud dengan komitmen dan kekompakan bersama dalam berusaha, tentunya diiringi dengan doa,” kata Jamal. (red)