in

Akibat Gempa Ambon Korban Meninggal jadi 23, 15 Ribu Warga Mengungsi

Warga yang mengungsi akibat gempa Ambon

kicknews.today – Sebanyak 23 orang warga dari tiga kabupaten di Maluku meninggal dunia akibat terdampak gempa tektonik berkekuatan magnitudo 6,8 yang mengguncang Pulau Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah serta Seram Bagian Barat (SBB) pada Kamis (26/9) pukul 08.46 WIT.

Hal ini dilaporkan Gubernur Maluku Murad ismail dalam keterangan persnya kepada media di Ambon, Jum’at (27/9).

“Data yang saya terima dari Kepala BPBD Maluku, Farida Salampessy, sebanyak 23 orang warga meninggal dan seratusan warga lain menderita luka-luka,” katanya.

Dia menerangkan, fokus saat ini para korban yang menderita luka-luka segera mendapatkan perawatan medis secara optimal di sejumlah rumah sakit di Kota Ambon maupun kabupaten lain, agar dapat segera pulih dan sembuh.

“Saya memastikan semua korban luka mendapatkan perawatan maksimal oleh para dokter dan perawat, sehingga segera pulih dan sembuh,” ujarnya dinukil dari Antara.

Senada dengan itu, Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo mengatakan gempa Magnitudo 6,8 yang kemudian direvisi menjadi 6,5 SR itu mengakibatkan hinggga saat ini ada 15 ribu warga masih mengungsi.

“BPBD Provinsi Maluku mencatat hingga Kamis (26/9) pukul 21.53 WITA jumlah korban meninggal dunia 23 orang, yang terbanyak di Kabupaten Maluku Tengah yaitu 14 orang dan hingga kini belasan ribu orang masih mengungsi,” kata Agus melalui siaran pers yang diterima.